Diduga Dipukul Anak Kandung, Ibu di Kanor Bojonegoro Tewas

Pembunuhan
Anggota kepolisian melakukan pengecekan korban pembunuhan diduga dilakukan oleh anak kandung di Desa Punggur, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.(ist/wafa)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

‎Bojonegoro – Warga Desa Punggur, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, digegerkan dengan meninggalnya seorang perempuan berusia 70 tahun, Rabu (26/8/2026) pagi.

‎Korban diketahui bernama Supatmi (70). Dia meninggal dunia setelah diduga dipukul menggunakan paving oleh anak kandungnya sendiri berinisial MF. Diduga, pukulan tersebut mengenai bagian kepala korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

‎Rifan (40), warga yang tinggal di sekitar rumah korban mengatakan, MF merupakan anak kandung Supatmi. Menurut dia, MF selama ini diketahui warga mengalami gangguan kesehatan jiwa.

‎”Anaknya memang mengalami gangguan jiwa sejak sekitar usia 25 tahun. Warga sudah mengetahui kondisi itu. Namun tiba-tiba ibunya sendiri dipukul menggunakan paving,” ujar Rifan.

‎Peristiwa tersebut kemudian mengundang perhatian warga sekitar. Dalam video yang beredar, MF terlihat telah diamankan warga sebelum kemudian diserahkan kepada aparat kepolisian.

‎Petugas Polsek Kanor selanjutnya mengamankan MF. Sementara itu, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

‎Tim Inafis Satreskrim Polres Bojonegoro juga mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Bojonegoro untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :   Bojonegoro dapat 7.050 Dosis Vaksin PMK

‎Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Cipto Dwi Leksana mengatakan, polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus dugaan pembunuhan tersebut. Pendalaman dilakukan untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian, termasuk motif dan kondisi terduga pelaku.

‎Menurut dia, penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti di lokasi kejadian. Karena itu, polisi belum dapat menyimpulkan secara pasti mengenai motif maupun kondisi terduga pelaku.

‎“Masih kami dalami, baik kronologi kejadian, motif maupun kondisi terduga pelaku,” tegasnya.(fin)

‎

‎

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait