SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bojonegoro melakukan pengecekan rutin kubikel, untuk memastikan keandalan pasokan listrik bagi eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi (migas), wilayah kerja Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Sukowati Field.
Manager PT PLN (Persero) ULP Bojonegoro, Saiful Amin, mengatakan, pengecekan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kontinuitas penyaluran energi listrik sekaligus memastikan keandalan sistem kelistrikan yang menyuplai fasilitas Pertamina EP Sukowati.
“Untuk menjamin kontinuitas penyaluran energi dan keandalan sistem,” kata Saiful Amin kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (18/9/2026).
Dia menjelaskan, kebutuhan daya listrik objek vital nasional (obvitnas) tersebut, saat ini mencapai 1.730.000 Volt Ampere (VA) atau sekitar 1,7 Mega Volt Ampere (MVA).
Menurut pria asal Kota Reog, sebutan lain Kabupaten Ponorogo ini, untuk meningkatkan keandalan pasokan, Pertamina EP Sukowati saat ini mendapatkan suplai listrik dari dua penyulang yang bersumber dari Gardu Induk Bojonegoro.
Pengecekan kubikel tersebut dilakukan secara rutin setiap enam bulan sekali. Hal itu untuk memastikan peralatan, dan sistem penyaluran listrik dalam kondisi andal. Dengan cara itu pasokan energi untuk mendukung kegiatan operasi migas tetap terjaga.
Dikonfirmasi secara terpisah, Manager Pertamina EP Sukowafi Field, Arif Rahman Hakim, menyatakan apresiasi dan harapan baik terhadap kegiatan yang terlaksana pada Kamis (17/9/2026) kemarin.
“Kolaborasi baik antara PT PLN (Persero) ULP Bojonegoro dan PT Pertamina EP Sukowati Field yang bergerak di sektor hulu migas harus terus terjalin dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional,” tegasnya.(fin)





