Kilang Mini LNG Sudu Bojonegoro Berkapasitas 3,5 Juta

Kilang mini LNG Sudu Bojonegoro.
Lokasi kilang mini LNG di Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, sedang dilakukan pengurukan dan pemerataan.

SuaraBanyuurip.com – Proyek kilang mini Liquefied Natural Gas (LNG) di Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memasuki tahap pengurukan. Kilang ini memiliki kapasitas 3,5 Juta Standar Kaki Kubik per Hari (Million Standard Cubic Feet per Day/MMSCFD).

Dari pantauan di lokasi, sebuah alat berat sedang melakukan pemerataan tanah urug. Sejumlah pekerja berseragam dengam safety lengkap tampak sibuk bekerja.

Lokasi proyek kilang mini LNG di Desa Sudu cukup strategis. Berada di pinggir jalan nasional Bojonegoro-Padangan. Tidak jauh dari lokasi gas metering (fasilitas pengukuran gas) Jambaran-Tiung Biru (J-TB).

Proyek kilang mini LNG di Desa Sudu berada di lahan seluas 1,7 hektar (Ha). Lokasinya sekarang ini dipagari seng. Di tempat tersebut terdapat tulisan lokasi ini akan dibangun LNG Plant 3,5 MMSCFD.

Kilang mini LNG di Desa Sudu dikerjakan oleh PT Tirta Naga Mahadaya Sentosa (TNMS). Perusahaan asal Jakarta ini menargetkan kilang tersebut beroperasi pada kuartal pertama 2027 mendatang.

“Proyek ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Maret 2027,” tegas General Manager PT TNMS, Edi Muhammad Suheryadi saat groundbreaking dan syukuran pembangunan kilang mini LNG di Desa Sudu dikutip, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga :   Pemuda Sudu Tak Butuh Pekerjaan di Proyek Kilang Mini LNG Bojonegoro

‎Edi menjelaskan, pembangunan kilang Mini LNG di Desa Sudu yang sedang dikerjakan ini merupakan proyek ketiga di Jawa Timur. Pembangunan kilang mini LNG melibatkan kerja sama dengan Pertamina.

‎“Ini untuk mendukung swasembada energi Indonesia,” tandasnya.

‎Kilang mini di Desa Sudu menggunakan teknologi modern untuk mengolah gas alam cair menjadi LNG. Produk LNG itu nantinya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan energi di sejumlah sektor, termasuk industri, hotel, dan kafe.

Kepala Desa Sudu, Abdul Manan berharap keberadaan kilang mini LNG memberikan berkah bagi warganya. Baik dalam penyerapan tenaga kerja maupun peluang usaha saat konstruksi berlangsung dan ketika kilang sudah beroperasi.

“Sehingga dapat mengurangi pengangguran, dan meningkatkan ekonomi warga di sini,” pungkas kepala desa dua periode ini.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait