Suarabanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro, Jawa Timur, menyalurkan bantuan 24.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Ngrandu, Desa Ngrandu, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (23/10/2026).
Bantuan tersebut disalurkan melalui kegiatan bakti sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Terutama untuk keperluan sehari-hari di tengah terbatasnya ketersediaan air.
Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Hari Winarca, mengatakan, penyaluran bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian jajaran pemasyarakatan terhadap kondisi masyarakat di lingkungan sekitar.
Pria asli Surabaya ini menjelaskan, bantuan air bersih itu adalah bagian dari implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Khususnya poin ke-13 tentang bakti sosial kepada masyarakat.
Hal itu juga menjadi bagian dari upaya Lapas Bojonegoro, untuk memperkuat kepedulian sosial, dan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
Selain menjalankan fungsi pembinaan warga binaan, Lapas juga berupaya memberikan kontribusi positif melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat nyata dan meringankan kesulitan warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih,” ujar kawan sekelas musisi band Dewa, Ahmad Dani, itu.
Sementara Kepala Desa Ngrandu, Abdul Rozak, menyampaikan terima kasih kepada jajaran Lapas Bojonegoro atas bantuan air bersih yang diberikan kepada warganya. Terutama kepada masyarakat di Dusun Ngrandu.
Bantuan tersebut dirasa sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh sebab itu kegiatan serupa dia harapkan dapat terus berlanjut ketika para warga mengalami kesulitan akibat kekeringan.(fin)





