SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Hingga saat ini lokasi sumur minyak dan gas Alas Tua Barat (ATW) di Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa-Timur belum ada aktifitas signifikan dalam pengerjaan proyek yang masuk wilayah Blok Cepu. Operator ladang Migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) belum melakukan aktivitas apa-apa di lokasi sumur tersebut.
Pantauan di lokasi sekitar ATW menyebut, setelah dilakukan pemboran pada beberapa tahun yang silam hingga saat ini belum ada kegiatan pengerjaan proyek yang signifikan dilakukan oleh MCL. Yang ada, hanyalah aktifitas pekerja pemotong rumput, dan security yang melakukan tugas keamanan di lokasi.
Warga Desa Sedangharjo, Kastur, mengatakan, sejak dikerjakannya pengeboran sumur ATW pada sekira tiga tahun silam hingga saat ini belum ada tanda-tanda sumur ATW akan dikerjakan lagi.
“Ingat saya tahun 2010 sumur ATW dikerjakan. Namun, sampai saat ini belum ada pengerjaan proyek di ATW, Pak. Yang ada setiap harinya security jaga,” kata Kastur kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (07/09/2013).
Dia menjelaskan, selain Security jaga ada tenaga kerja (naker) yang melakukan potong rumput dilokasi. Hal itu sering dilakukan ketika rumput sudah mulai meninggi.
“Baru mulai hari ini tadi pemotongan rumput dilakukan lagi. Biasanya, pemotongan rumput itu satu minggu baru selesai,” jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, melalui pesan pendek, Sabtu (07/09/2013), MCL PGA Vice President, Erwin Maryoto, melalui fasilitatornya, Jeffrey terkait dengan kejelasan pengerjaan proyek ATW akan kembali dikerjakan kapan hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban.(sam)




