Desa Penghasil Migas dapat ADD Rp900 juta

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, siap mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II yang nilainya mencapai Rp35 miliar. Dana tersebut akan digelontorkan kepada 426 desa di 28 kecamatan.

Namun sebagai syarat memperoleh ADD ini, desa harus segera menyerahkan pengajuan sampai 2 Desember mendatang.

Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan ADD Bagian Pemerintahan Pemkab Bojonegoro, Affan, menyatakan, telah memberikan himbauan agar desa segera mengajukan syarat pencairan ADD tahap II dengan menyertakan laporan pertanggungjawaban ADD tahap I serta kelengkapan administrasi lainnya.

“Jika semua persyaratan administrasi sudah lengkap, dana langsung bisa dicairkan,” kata dia.

Dia menjelaskan, untuk penerimaan ADD masing-masing desa tidak sama. Jumlah itu disesuaikan berdasarkan luas wilayah, jumlah penduduk, serta penghasil migas seperti ring 1 Lapangan Banyuurip, Lapangan Sukowati, dan Lapangan Biru.

Affan mengungkapkan, berdasarkan kriteria itu penerima ADD terbanyak adalah Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, yang merupakan penghasil migas di Lapangan Banyuurip dengan jumlah tahap I sejumlah Rp233.280.000, dan tahap II sejumlah Rp 674.660.000.

Baca Juga :   417 Desa di Bojonegoro Sudah Cairkan Dana Desa Tahap Satu

“Total ya kurang lebih Rp 900 jutaan,” imbuhnya.

Sementara untuk desa ring 1 Lapangan Sukowati yaitu Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, pada ADD tahap I menerima sebanyak Rp 241.298.000, dan tahap ke II menerima Rp 365.200.000.

“Jumlah ADD tergantung penerimaan DBH Migas tiap tahunnya, karena sumber dananya dari situ,” pungkas Affan.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *