BBS Tunggu Realisasi Pabrik Pupuk Kujang

Logo BBS.
FOTO ILUSTRASI : Logo PT BBS, BUMD Bojonegoro.

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) hingga saat ini masih menunggu realisasi pembangunan pabrik pupuk PT Pupuk Kujang yang rencananya akan dibangun di wilayah Kecamatan Gayam.

Rencananya, pabrik Pupuk Kujang itu akan memanfaatkan gas dari Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB) yang dikelola Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC).Â

Direktur Utama PT BBS, Deddy Afidick, menyampaikan, apabila pembangunan pabrik PT Pupuk Kujang benar-benar dilakukan di Bojonegoro, maka akan membuka peluang industri ikutan lainnya dengan melibatkan ratusan tenaga kerja dari lokal.

“Namun, nampaknya hal itu masih harus tertunda meski sudah dilakukan MoU dengan Pemkab Bojonegoro,” kata Deddy kepada suarabanyuurip di kantornya, Jumat (27/2/2015) lalu.

Tertundanya pembangunan pabrik tersebut, menurut Deddy, karena belum ada titik temu terkait harga gas antara pembeli dan penjual. Sehingga keduanya masih tarik ulur hingga sekarang ini.

“Jadi ya kita tunggu saja, semoga segera ada kecocokan harga antara keduanya. Karena kalau itu jadi, daerah pasti diuntungkan,” tegas Deddy.

Baca Juga :   Pupuk Kujang Terancam Batal Bangun Pabrik di Bojonegoro

Mantan pejabat ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) itu menambahkan, salah satu industri ikutan yang bisa diambil BBS adalah memanfaatkan sisa gas dari pabrik pupuk untuk dijadikan tenaga listrik. Karena jika dialirkan melalui pipa akan diperlukan pembangunan infrastruktur baru.

“Dan masih banyak lagi industri ikutan lainnya,” pungkas Dedy.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *