Pengembangan Desa Penghasil Migas

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bojonegoro, menyatakan, akan ada pengembangan desa penghasil migas di Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur, seiring meningkatnya produksi di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu. Salah satunya adalah Desa Gayam.

“Hal ini karena Well Pad C Blok Cepu di Desa Gayam sudah berproduksi. Sehingga, ada perubahan nilai alokasi anggaran dana desa (ADD),” jelas Sekretaris Dispenda, Waji, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (9/10/2015).

Sebelum pengembangan desa penghasil direalisasikan, Pemkab Bojonegoro harus merubah isi Peraturan Bupati No 4 Tahun 2015 tentang pedoman penetapan alokasi dana desa proporsional berdasarkan koefisien variabel kawasan.

“Di dalam Peraturan Bupati (Perbup) yang baru, desa Gayam termasuk desa penghasil,” tandasnya.

Meskipun Desa Gayam merupakan desa ring 1 Lapangan Banyuurip, selama ini belum termasuk desa penghasil. Sehingga, nilai ADD yang diterima sama dengan desa non penghasil lainnya.

“Sekarang, draft perubahan Perbup akan diusulkan ke Bupati melalui Bagian Hukum,” jelasnya.

Saat ini produksi di Blok Cepu oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mencapai 80.000 sampai 85.000 barel/hari. Jumlah tersebut didapatkan dari well pad A sebesar 30.000 barel/ hari, well pad B sebesar 40.000-45.000 barel/hari, dan well pad C sebesar 10.000 barel/hari.

Baca Juga :   Desa Gayam dan Mojodelik Terima ADD Rp 2 Miliar, Naik Dibandingkan Tahun Lalu

Data dari Bagian Pemerintahan menyebutkan, jumlah ADD tahap ke tiga telah diberikan ke Pemdes Gayam sebesar Rp907.976.000. (Rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *