Sering Makan Korban, Jalan Poros Gayam Kembali Disoal

Sering Makan Korban Jalan Poros Gayam Kembali Disoal

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

BojonegoroJalan poros Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kembali dipersoalkan lantaran sering memakan korban. Hingga saat ini kerusakan jalan di wilayah setempat belum ada perhatian dari pemerintah.

Kerusakan jalan terjadi mulai Desa Katur hingga Desa Mojodelik ini. Jalan poros ini menghubungkan Kecamatan Kalitidu – Gayam – Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem.

Kepala Desa Gayam, Winto menyampaikan jika dirinya sering mendapat keluhan dari warganya. Terutama soal kondisi aspal jalan yang sudah retak, dan sering memakan korban kecelakaan.

“Aspal sudah pecah. Terutama di sebelah sumur PAd C, depan balai Desa Gayam,” katanya saat berada di Pendopo Kecamatan Gayam, Kamis (6/12/2018) kemarin.

Bukan hanya itu, menurut dia, jalan poros Gayam yang lebarnya hanya 5 meter mapun kualitasnya belum mampu untuk dilalui kendaraan berat.

“Sebenarnya belum menerima beban alat berat,” ujarnya.

Dia sangat menyayangkan, kondisi jalan utama di wilayah ring 1 Blok Cepu sebagai peyumbang minyak 30 persen produksi nasional.

“Kami sudah sering sampaikan, tapi tidak ada tanggapan,” ucapnya.

Baca Juga :   Proyek Jalan Rigid Beton Sumengko - Bandungrejo Rp25,3 Miliar Masih Tahap Persiapan

Selain itu, lanjut dia, sarana pendukung jalan poros Gayam juga minim. Baik Tembok penahan Tanah (TPT) mapun drainase sangat minim.

Dikonfirmasi terpisah Kepala Bidang Pembangunan Jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Dan Penataan Ruang, Sapto Sumarsono mengaku belum mengetahui apakah ada rencana perbaikan jalan poros Gayam tersebut. Dia justru menganggap jalan Kecamatan Gayam sudah bagus.

“Di Gayam sudah sangat makmur,” kata Sapto.

Dia menambahkan, dari program Bupati Bojonegoro, Ana Muaawamah selama tiga tahun ke depan akan membangun wilayah pinggiran. Sementara jalan antar kecamatan akan dilakukan betonisasi.

“Tahun depan ada ratusan ruas jalan yang akan mendapat perhatian. Dengan total anggaran sebesar Rp800 miliar,” tutupnya.

Untuk diketahui, jalan poros Gayam ini terakhir kali diaspal oleh operator Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC). Sebelumnya pengaspalan dilakukan Operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).(ams)

(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *