Lapangan JTB Pemasok Terbesar Kebutuhan Gas PGN SOR 3

Lapangan gas JTB.
Produksi gas dari lapangan JTB di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, bisa menjadi daya tarik investor untuk membangun kawasan ekonomi khusus di Kabupaten Bojonegoro.

SuaraBanyuurip.com – Lapangan unitisasi Jambaran-Tiung Biru (J-TB) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi pemasok gas terbesar PT Pertamina Gas Negara (PGN) SOR 3. Dari produksi 192 juta standar kaki kubik per hari (milion standart cubic feet per day/MMSCFD), sekitar 65 persen untuk kebutuhan gas PGN SOR 3.

General Manager PGN SOR 3, Hedi Hedianto menyampaikan, pasokan gas dari lapangan JTB selama ini terjaga dengan baik. Stabilitas suplai dari JTB menjadi faktor penting bagi PGN SOR 3 dalam menjaga kontinuitas layanan energi kepada pelanggan.

“Kami sangat berterima kasih atas kerja sama yang terjalin selama ini, sehingga kami dapat melayani konsumen dengan lancar. Pasokan dari JTB menjadi faktor penting dalam menjaga kontinuitas layanan energi bagi pelanggan rumah tangga, komersial, hingga industri di wilayah operasi PGN SOR 3,” kata Hedi saat kunjungan kerja ke PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, operator JTB, di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Rabu (10/06/2026).

Hedi menjelaskan, PGN SOR 3 saat ini melayani sekitar 209 ribu pelanggan di berbagai sektor. Keberlangsungan pasokan gas menjadi elemen penting agar aktivitas rumah tangga, usaha komersial, dan industri dapat berjalan stabil tanpa gangguan berarti.

Baca Juga :   Jurnalis Daerah Industri Ekstraktif Ikuti Workshop EITI

“Pasokan gas dari PEPC Zona 12 berkontribusi sekitar 65 persen terhadap total kebutuhan gas PGN SOR 3. Ini menjadikan JTB sebagai pemasok gas terbesar di wilayah operasional kami,” pungkasnya.

Sementara itu, Sr. Manager Project PEPC Zona 12, Yedi Rahmat memaparkan secara rinci alur proses produksi gas mulai dari kepala sumur, fasilitas pemrosesan gas, hingga titik serah ke pipa transmisi yang kemudian disalurkan kepada PGN. Ia menegaskan komitmen PEPC untuk terus menjaga keandalan dan kesinambungan produksi demi mendukung kebutuhan hilir.

“Kami akan terus menjaga keandalan produksi supaya kita semua sama-sama bisa berkontribusi mensukseskan program pemerintah dalam sektor energi ini,” tegas Yedi dalam keterangan resminya yang diterima suarabanyuurip.com, Jumat (12/6/2026).

Kerja sama antara PEPC Zona 12 dan PGN SOR 3 telah terjalin cukup lama dan terus meningkat. Baik dari sisi kuantitas maupun kualitas pelayanan. Hingga saat ini, PEPC Zona 12 dalam operasionalnya telah mencatatkan lebih dari 71 juta jam kerja selamat (safe man-hours), sebuah capaian yang mencerminkan standar keselamatan dan keandalan operasional bertaraf tinggi. Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi JTB sebagai salah satu lapangan gas strategis yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan.(red)

Pos terkait