SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur, memprakirakan bencana angin puting masih akan berlangsung hingga April mendatang.
“Angin kencang disertai hujan intensitas tinggi ini terjadi pada Maret hingga April mendatang,” Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Nadif Ulfia kepada suarabanyuurip.com, Jumat (29/3/2019).
Disebutkan daerah rawan bencana puting beliung ini berada di 28 kecamatan.
“Semua kecamatan berpotensi angin puting,” ucapnya.
Puting beliung terakhir terjadi di dua kecamatan. Kecamatan Malo dan Kecamatan Gayam. Bencana tersebut terjadi bersamaan hujan deras, Kamis (28/3/2019) kemarin, pukul 16:15 Wib.
Di Kecamatan Gayam, puting beliung merusak 15 rumah lebih di Desa Cengungklung dan Gayam. Tiga rumah rusak sedang dan lainnya rusak ringan.
Sementara di Kecamatan Malo, angin puting beliung terjadi di Desa Semlaran, Tanggir, Trembes dan Desa Banaran. Angin kencang dan hujan deras mengakibatkan beberapa pohon tumbang, APK ambruk, dan sejumlah rumah warga rusak ringan dan berat di bagian atap.
Seorang warga Desa Tanggir, Sarni tersambar petir. Korban dibawa ke rumah sakit Aisiyah untuk mendapat perawatan. (rien)





