Puting Beliung Terjang Wilayah Kota Hingga Desa

Puting Beliung Terjang Wilayah Kota Hingga Desa

SuaraBanyuurip.comd suko nugroho

Bojonegoro – Angin puting beliung kembali menerjang Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (7/12/2019), pukul 14.30 Wib. Wilayah perkotaan hingga desa tidak luput dari amuknya.

Data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro hingga malam pukul 20:30 Wib, ada lima rumah di wilayah kota terdampak. Selain itu dinding Kantor Pemkab Bojonegoro lantai VII terkelupas, dan sebuah mobil ambulan tertimpa pohon tumbang.

Ke lima rumah tersebut milik Agus Setiawan, Erik, Broto, dan Endang. Semuanya berada di Jalan Mastrip lorong 1. Sementara satu rumah milik Mursidik, warga Gang Tegalluwung.

“Semuanya mengalami rusak ringan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Umar Ghoni, Sabtu malam.

Amuk puting beliung juga menumbangkan pepohonan di sejumlah ruas jalan di wilayah perkotaan. Rinciannya, dua pohon di jalan Panglima Sudirman,  satu pohon di jalan Untung Suropati, tiga pohon di jalan Trunojoyo, enam pohon di jalan Mastrip, dan dua pohon  di jalan Kh. Agus Salim.

Kemudian enam pohon di jalan Kh. Masyur, satu pohon di jalan MH. Thamrin Gang Mawar, satu pohon di jalan MH. Thamrin Gang Tegalluwung, satu pohon di jalan MH. Thamrin Gang Rukun, satu pohon di jalan MH. Thamrin, dan  satu unit mobil Operasional PMI di Jalan Trunojoyo tertimpa pohon.

Baca Juga :   BPBD Bojonegoro Imbau Warga Waspada Angin Kencang hingga Pohon Tumbang

Sedangkan sejumlah kecamatan yang dilanda puting beliung adalah wilayah Kecamatan Ngasem, Trucuk, dan Kalitidu.

Di Kecamatan Ngasem, rumah milik Nasir, di Dusun Bandungrejo, Desa Bandungrejo, rusak ringan akibat tersambar petir.

“Untuk jumlah rumah terdampak di wilayah Trucuk kita masih menunggu data desa dan kecamatan,” ucapnya.

Di Kecamatan Kalitidu, puting beliung memporak-porandakan pemukiman warga di Desa Grebekan, Sumengko dan Wotanngare.

Bahkan seorang warga bernama Mbah Loso, warga RT010 RW 002 menderita luka ringan akibat tertimpa bangunan rumah. Selain itu delapan rumah lainnya rusak.

Sementara di Desa Sumengko beberapa rumah terdampak di RT.009 dan Rt.010 Dusun Srumap. Sedangkan di Desa Wotanngare satu rumah milik Masduki, RT 018 RW 005 Dusun Tawing.

“Upaya sementara yang kita lakukan adalah evakuasi pemotongan pohon dan pendataan kerugian,” pungkasnya.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *