Penuhi Kebutuhan Produksi, EMCL Manfaatkan Air Bengawan Solo

PRODUKSI MINYAK : Fasilitas Produksi Minyak Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.

Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyebutkan bahwa operator lapangan minyak dan gas bumi (Migas) Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) masih memanfaatkan air Sungai Bengawan Solo untuk memenuhi kebutuhan produksi hingga 2024 mendatang.

Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama melalui Kepala Bidang Operasional, Sri Wahyu Kusumastuti mengatakan, EMCL telah mendapatkan izin pengambilan air sebesar 900 liter per detik untuk bulan Januari sampai Februari. Dan 600 liter per detik di  bulan-bulan lainnya.

“Izin tersebut berlaku sejak 30 April 2019 sampai dengan 30 April 2024,” katanya kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (12/09/2022).

Dijelaskan, bahwa EMCL menyedot air Bengawan Solo yang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk kemudian dialirkan melalui pipa distribusi ke lokasi ladang migas Banyu Urip, yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.

“Data teknisnya silahkan tanya ke EMCL ya,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya, tidak menyampaikan data teknis perihal pemanfaatan air Sungai Bengawan Solo. Pihaknya hanya memberikan keterangan bahwa suplai air untuk kebutuhan produksi EMCL telah sesuai dan mematuhi ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :   Anggono Mahendrawan Jabat Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa

“Suplai air dari Sungai Bengawan Solo untuk produksi Lapangan Banyu Urip telah sesuai dan mematuhi aturan yang berlaku,” ujarnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *