PBB Belum Lunas 100 Persen, ADD 31 Desa di Bojonegoro Tak Cair

Sudiono, Wakil Ketua Komisi A DPRD Bojonegoro.

Suarabanyuurip.com –  Joko Kuncoro

Bojonegoro – Aparatur desa dan kepala desa (kades) dipastikan gigit jari, lantaran alokasi dana desa (ADD) belum bisa dicairkan. Setidaknya ini terjadi di 31 desa di Bojonegoro, Jawa Timur. ADD belum cair lantaran pajak bumi bangunan (PBB) belum lunas.

Apalagi rapat kerja terkait tata kelola anggaran dana desa (ADD) di Ruang Komisi A DPRD Bojonegoro, Selasa (22/11/2022) yang harusnya menemukan solusi ditunda pembahasannya. Sebab, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Inspektorat, DPMD, BPKAD, Bapenda, dan Bagian Hukum tak menghadiri rapat tersebut dan hanya diwakilkan.

Ketua Bidang Advokasi Hukum dan HAM Asosiasi Kepala Desa (AKD) Bojonegoro, Anam Warsito menyayangkan tidak hadirnya para pimpinan OPD di rapat kerja tata kelola ADD.

“Sangat kecewa dengan tidak hadirnya pimpinan organisasi perangkat daerah pada rapat siang tadu,” katanya, Selasa (22/11/2022).

Padahal, pertemuan ini sangat penting karena menyangkut kebijakan pemerintah daerah terkait pencairan ADD yang dikorelasikan dengan PBB sehingga menjadi persoalan krusial. Dia mengatakan, desa-desa yang PBBnya belum mencapai 100 persen tak bisa mencairkan ADD tahap dua.

Baca Juga :   Dicoret dari DCT, Caleg di Bojonegoro Akan Gugat KPU dan Bawaslu ke PTUN

Anam, sapaannya menjelaskan, sampai saat ini masih ada 31 desa di Bojonegoro yang belum bisa mencairkan ADD. Namun, baru ada 5 desa yang sudah lunas dan baru memasukkan proposal pencairan hari ini.

“Tapi itu juga belum bisa dikatakan cair,” katanya.

Dia mengatakan, ADD yang tak kunjung cair tentu akan menghambat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa. Juga, aparatur desa dan kepala desa (kades) tidak bisa menerima gaji dan tunjangannya.

“Hampir 6 bulan tak menerima gaji dan tunjangan serta pembangunan juga terhambat,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi A DPRD Bojonegoro Sudiono mengatakan, ada 31 desa yang belum menerima ADD tahap dua.

“Rencananya, pada Desember ini akan dicairkan dan kami terus mendorong,” katanya.(jk)

Berikut Desa-desa di Bojonegoro yang Belum Melunasi PBB 100 Persen per 8 November 2022 :

1. Kecamatan Kepohbaru : 1 desa
2. Kecamatan Baureno : 3 desa
3. Kecamatan Sumberrejo : 1 desa
4. Kecamatan Balen : 2 desa
5. Kecamatan Kapas : 2 desa
6. Kecamatan Sukosewu : 1 desa
7. Kecamatan Bojonegoro : 7 desa
8. Kecamatan Dander : 2 desa
9. Kecamatan Gayam : 5 desa
10. Kecamatan Kalitidu : 3 desa
11. Kecamatan Padangan : 4 desa
12. Kecamatan Kasiman : 1 desa
Total 31 desa

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *