Cara Unik Pemkab Blora Turunkan Stunting dengan Sedekah Telur

Petugas Posko Bagian Kesra menata telur yang terkumpul dari ASN di lingkungan Setda Blora melalui gerakan Jumat Sedekah Telur untuk menurunkan angka stunting.

Suarabanyuurip.com – d suko nugroho

Blora – Cara unik dilakukan Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dalam mempercepat penurunan stunting di wilayahnya. Salah satunya melalui gerakan “Jumat Sedekah Telur”.

Dalam gerakan Jumat Sedekah Telur ini setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) membawa sebutir telur. Sebelum ASN masuk kerja di gedung Setda /Kantor Bupati Blora, Jalan Pemuda No.12, mereka mengumpulkan telur yang dibawa di posko Bagian Kesra Setda setempat.

Ada ratusan ASN di lingkungan Setda Blora. Setiap hari jumat setiap ASN bersedekah sebutir telur.

Kepala Bagian Kesra Setda Blora, Mohamad Toha Mustofa menyampaikan, gerakan Jumat Sedekah Telur di Setda Blora dilakukan secara rutin. Setiap pegawai diharapkan dapat membawa satu butir telur yang kemudian akan disalurkan ke masyarakat sasaran.

“Kita inisiasi di Setda dulu, ternyata bisa dan sepertinya guyub rukun bersama-sama. Targetnya satu orang satu telur, ternyata ada juga yang memberikan dua tiga dan sebagainya,” kata Toha Mustofa.

Menurut Toha dari gerakan yang kelihatan sederhana ini, telur-telur tersebut dapat disalurkan tepat sasaran dan manfaatnya bisa dirasakan langsung. Sebab, telur-telur yang dibawa para pegawai itu dikumpulkan secara kolektif menjadi satu pada posko di Bagian Kesra, dan pada hari yang sama akan didistribusikan ke puskesmas-puskesmas.

Baca Juga :   Pertamina EP Siap Mendukung Blora Jadi Kabupaten Penghasil Padi Organik

“Selanjutnya, telur akan didistribusikan oleh puskesmas by name by adress pada masyarakat yang terkena stunting atau berisiko stunting. Bidan desa bersama petugas dari Dalduk KB akan mendistribusikan ke sasaran, supaya telur bisa diterima tepat sasaran,” terang Toha.

Telur ayam, lanjutnya, merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung protein dan gizi tinggi, sehingga penting untuk mencegah stunting.

Lewat program ‘Jumat Sedekah Telur’, diharapkan masyarakat yang stunting atau berisiko stunting setiap harinya bisa memperoleh asupan protein maupun gizi yang cukup.

“Gerakan ini sejalan dengan program percepatan penurunan stunting di Blora dan mewujudkan zero new stunting kedepannya,” tegasnya.

Toha berharap gerakan Jumat Sedekah Telur ini kedepannya bisa diikuti oleh seluruh ASN yang ada di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Blora.

Indah, salah satu pegawai di lingkungan Setda Blora antusias mengikuti gerakan Jumat Sedekah Telur. Ia mengaku sudah kali kedua mengumpulkan beberapa butir telur di Gerakan Jumat Sedekah Telur.

“Minggu lalu saya sudah mengumpulkan, Jumat ini saya juga mengumpulkan beberapa butir telur ini. Harapannya bisa dimanfaatkan untuk menambah asupan gizi oleh penerima. Semoga dengan sedekah telur secara rutin di Setda ini bisa membantu upaya pengentasan stunting,” terang Indah.(suko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *