43.054 Ton Pupuk Subsidi di Bojonegoro Belum Disalurkan, Petani Diimbau Gunakan Pupuk Organik

Pupuk subsidi.
Petani di Bojonegoro sedang menabur pupuk di lahan persawahannya.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Sebanyak 43.054 ton pupuk subsidi di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, belum disalurkan ke petani. Sementara Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengimbau kepada petani untuk menggunakan pupuk organik karena alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat tidak sesuai kebutuhan.

“Untuk pupuk subsidi yang sudah disalurkan hingga Juli 2023 sebanyak 52.927 ton. Jumlah ini total dari pupuk jenis Urea dan NPK,”kata Kepala Seksi Pupuk dan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro Tatik Kasiati.

Tatik menjelaskan, alokasi pupuk subsidi untuk petani di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2023 ini sebanyak 95.981 ton jenis NPK dan Urea.

“Rinciannya dari pupuk itu, 62.390 ton jenis Urea dan 33.591 ton untuk jenis NPK,” katanya, Senin (14/8/2023).

Dari jumlah tersebut, hingga Juli 2023 sebanyak 34.104 ton pupuk jenis Urea yang telah disalurkan, tetapi masih memiliki sisa sebanyak 28.286. Sedangkan untuk jenis NPK sebanyak 18.823 ton telah tersalurkan ke petani, sisanya masih 14.768 ton.

Baca Juga :   Dua Hari, Siklon Dahlia Tumbangkan Pohon di Empat Kecamatan

“Penyaluran masih 50 persen karena saat ini baru pertengahan tahun 2023,” katanya kepada suarabanyuurip.com.

Tatik menambahkan, alokasi pupuk subsidi ini untuk membantu para petani meningkatkan produktivitas tanaman. Misalnya meningkatkan jumlah panen padi di tingkat petani.

“Dan pupuk subsidi ini hanya diprioritaskan untuk tanaman pangan,” kata Tatik.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana Prasarana (Sarpras) dan Perlindungan Tanaman DKPP Bojonegoro Retno Budi Widyanti mengatakan, alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat tidak sesuai dengan kebutuhan para petani.

“Dan saat ini juga alokasi pupuk setiap daerah sudah dijatah. Dan untuk mencukupi kebutuhan pupuk para petani dari pemerintah terus mensosialisasikan terkait pupuk organik,” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *