Caleg DPR-RI Partai Demokrat Abdul Wahid Azar Guncang Bojonegoro dan Tuban dengan Program ISO KERJO

Job fair Bojonegoro.
CEO Viral Outsourcing Abdul Wahid Azar saat menyampaikan informasi lowongan kerja kepada para pencari kerja di Job Fair yang dilaksanakan Pemkab Bojonegoro.

SuaraBanyuurip.com – Di awal tahun 2024 ini, calon legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Demokrat yang berdedikasi, H.Abdul Wahid Azar,SH. menggebrak Bojonegoro dan Tuban dengan peluncuran program revolusioner, “ISO KERJO.” Program ini diharapkan menjadi solusi konkret mengatasi permasalahan pengangguran yang telah lama menghantui kedua daerah tersebut.

Peluncuran program ISO KERJO merupakan inovasi kampanye caleg agar berbuat sesuatu untuk daerah pemilihanya secara riel dan nyata kepada masyarakat dan menghindari money politik yang justru merugikan para pemilih karena dianggap jual beli suara. Karena pada hakekat wakil rakyat adalah memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, tentu saja daerah pemilihannya.

Program ISO KERJO merupakan realisasi dari perjalanan Abdul Wahid Azar selama 7 bulan memberikan motivasi, solusi bagi siswa (SMK, SMA, MA, Pondok Pesantren) di wilayah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Lebih dari 80 % sekolah menengah di Bojonegoro dan Tuban telah didatangi untuk memberikan bekal kepada siswa, motivasi maupun oportunity peluang kerja dalam dan luar negeri, serta peluang beasiswa luar negeri dalam live ivent Carrer Talk, Peluang kerja dalam dan luar negeri.

ISO KERJO bukan hanya sekadar program dalam manifesto politik, melainkan panggilan aksi untuk mengakhiri era pengangguran. Melalui program ini, pria asli Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, yang akrab disapa Cak Wahid ini mengusung konsep inovatif yang melibatkan seluruh masyarakat dalam proses pemberdayaan, termasuk peran pemerintah daerah dalam penanggulangan penangguran.

Selama berkunjung di Bojonegoro dan Tuban, Cak Wahid telah 2 kali mengikuti event Job Fair, melihat langsung kondisi pencari kerja di Bojonegoro dan Tuban, yang mana kesempatan kerja di Bojonegoro sangat minimal dan tidak memberikan dampak perjalanan karir.

Program ISO KERJO dapat diakses dengan mudah oleh para pencari kerja dengan scan barkot atau akses job Portal www.viraloutsoursing.asia.

Untuk membuktikan keseriusannya, Cak Wahid telah menginvestasikan milyaran rupiah untuk menjalankan program ISO KERJO. Investasi ini akan diarahkan untuk sebuah situs Job Portal resmi yang di beri nama : viraloutsoursing.asia. merupakan Job Portal resmi yang terkoneksi dengan Job Portal Kementerian Ketenagakerjaan (Kkemenaker). Disamping itu untuk pelatihan keterampilan bersertifikasi nasional maupun internasional telah bekerja sama dengan LPK Presiden, pusat industri Nasional dan Lembaga pelatihan swasta bertaraf internasional (Kampuh Weldeng) yang telah menelorkan tenaga ahli pengelasan dunia.

Baca Juga :   Bojonegoro “Paradoks Of Plenty” Kutukan Sumber Daya Alam ?

ISO KERJO langsung dapat di akses dan dimanfaatkan oleh pencari kerja di Bojonegoro dan Tuban, kami memberikan akses eksklusif ke Job Portal resmi Kementerian Ketenagakerjaan, memastikan peserta mendapatkan informasi pekerjaan yang valid dan terverifikasi. Selain itu, Wahid menjalin kerjasama dengan lembaga pelatihan berstandar internasional untuk meningkatkan keterampilan peserta sesuai dengan tuntutan pasar global.

Abdul Wahid Azar saat memberikan motivasi kepada pelajar tingkat SLTA.
Abdul Wahid Azar saat memberikan motivasi kepada pelajar tingkat SLTA.

Dalam pernyataan eksklusif, Wahid menyampaikan, “ISO KERJA bukan hanya program saya, tapi milik seluruh masyarakat Bojonegoro dan Tuban. Bersama-sama, kita bisa menciptakan perubahan yang signifikan, kami buat program semudah mungkin agar generasi muda bisa mengakses layanan ISO KERJO ini, tentu saja mekanisme penerimaan kerja tetap harus dilalui, oleh karena itu kami persiapkan para pencari kerja untuk mengikuti psikotes,kemampuan indutri tentunya penguasan bahasa jika berminat bekerja di luar negeri.”

Reaksi positif dan antusiasme dari siswa-siswa SMA, SMK, MAN serta santriwan santriwati Pondok Pesantren Bojonegoro dan Tuban mencerminkan harapan besar terhadap program ini. Masyarakat berharap ISO KERJO mampu membawa perubahan nyata dalam peningkatan taraf hidup dan menciptakan peluang kerja yang lebih banyak.

ISO KERJO adalah bukti nyata bahwa Cak Wahid bukan hanya caleg yang berjanji, melainkan pemimpin yang bertindak. Bersama Wahid, masyarakat Bojonegoro dan Tuban diundang untuk melangkah bersama ke arah masa depan yang lebih cerah dan penuh harapan.

“Untuk informasi lebih lanjut tentang program ISO KERJO, kunjungi situs resmi Wahid di www.wahidproinovasi.id, www.viralotsourcing.asia atau scan barkot tampilan tagline Iso kerjo di media ini, isi dan lengkapi, team kami akan memberikan peluang kepada anda, tentunya secara bertahap dan ketersediaan kesempatan kerja,” jelas Cak Wahid.

Penanda tanganan kerja sama antara Akademi Komunitas Presiden, oleh Bapak Dr.Ir. H,Erman Suparno, MBA,M.Si (Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi 2005-2009) selaku Chairman AKP Presiden, dengan H. Moh. Munir Kampuh Weldeng Indonesia dan H. Abdul Wahid Azar, SH, Founder Job Portal Viraloutsorsing.asia. Pelatihan dan Penempatan kerja dalam negeri dan luar negeri.

Baca Juga :   Grand Design dan Grand Strategy, Terobosan Revolusioner Serapan APBD dan Pembangunan Berkelanjutan Bojonegoro

Peduli Kemajuan Pendidikan

Abdul Wahid Azar.
Abdul Wahid Azar.

Sosok Cak Wahid, calon legislatif yang sedang mencuri perhatian di Bojonegoro, terbukti tidak hanya menjadi pemimpin yang peduli terhadap kemajuan pendidikan, tetapi juga menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan pribadinya. Salah satu buktinya adalah keputusan luar biasa untuk membiayai pendidikan anaknya di luar negeri, khususnya di Malaysia dan Amerika Serikat.

Cak Wahid, yang dikenal karena tekadnya untuk mengubah paradigma pembangunan di Bojonegoro dan Tuban, menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dalam visi dan misinya. Melalui langkah-langkah konkret, Cak Wahid telah memastikan bahwa anak-anak di wilayahnya memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan berkualitas.

Salah satu anak Cak Wahid, yang dipilih untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, memilih Universitas Putra Malaya (UPM) Malaysia sebagai destinasi studinya. Keputusan ini tidak hanya menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan, tetapi juga keinginannya untuk memberikan pengalaman internasional kepada anaknya.

Seiring berjalannya waktu, Cak Wahid mengambil keputusan yang lebih jauh dengan membiayai kuliah anaknya di de Anza College, California, Amerika Serikat. Langkah ini bukan hanya sebagai investasi dalam peningkatan kualitas pendidikan anaknya, tetapi juga sebagai wujud dari komitmennya terhadap nilai-nilai pendidikan tinggi global, disamping putra lainnya mengambil Bisnis Klas Internasional di Universitas Diponegoro, Semarang.

Mengingat pentingnya pendidikan, Cak Wahid berharap agar pemerintah daerah Bojonegoro dan Tuban dengan APBD yang tinggi dapat memberikan beasiswa internasional di kampus ahli perminyakan dunia. Agar generasi emas Bojonegoro dan Tuban mampu mengelola aset sumber daya alam untuk kemajuan daerahnya.

Cak Wahid juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro, Dinas perindustrian dan Tenaga kerja, mengikuti Job Fair di Bakorwil Bojonegoro dan Tuban. Selain itu, Cak Wahid memberikan motivasi dan peluang kerja dalam dan luar negeri, serta paket program kerja dan kuliah di Jerman.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *