RSUD Bojonegoro Siapkan Ruangan Khusus Rawat Caleg Gangguan Jiwa

Ruang isolasi khusus bagi pasien pengidap gangguan jiwa tidak terkontrol di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo siap antisipasi caleg kalah pemilu.
Ruang isolasi khusus bagi pasien pengidap gangguan jiwa tidak terkontrol di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo siap antisipasi caleg kalah pemilu.

Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dikabarkan telah menyediakan ruangan khusus menangani pasien dari kalangan calon legislatif (caleg) yang mengalami stres akibat gagal meraih kursi dalam kontestasi politik 2024.

“Kami punya ruangan untuk pasien yang jiwanya tidak terkontrol atau jiwanya tidak stabil, jadi kami sudah siap untuk para caleg dimana jika terjadi hal demikian kami masukkan di ruangan itu,” kata Kepala Bagian (Kabag) Program Hukum dan Humas RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Abdul Aziz kepada Suarabanyuurip.com, Senin (08/01/2024).

Berkenaan dengan pemilu serentak 2024, ruangan isolasi khusus telah disiapkan untuk antisipasi para caleg yang mengalami stres atau gangguan jiwa tidak terkontrol akibat kalah dalam pemilihan umum sebanyak dua ruang. Pada setiap ruang ini terdapat dua tempat tidur bagi pasien.

“Ruang isolasi ini ada di Poli Saraf, jika kurang, kami bisa menambah ruang di lantai atas,” ujar mantan Kasubag Bankum Setda Bojonegoro.

Baca Juga :   50 Kursi DPRD Bojonegoro dari 6 Dapil Akan Diperebutkan di Pemilu 2024

Dijelaskan, bahwa ruangan tersebut telah didesain sedemikian rupa khusus untuk pasien dalam gangguan jiwa, dimana setiap sudut ruangannya memiliki pengamanan untuk antisipasi gangguan tidak terkontrol yang timbul dari pasien.

Meski selama dalam catatan RSUD Bojonegoro belum pernah ada mantan caleg yang kalah pemilu masuk dalam perawatan, namun ruangan yang ada di poli saraf itu memang selalu tersedia. Sebab ruang tersebut juga difungsikan untuk pelayanan pasien umum dengan gangguan jiwa.

“Kami punya dua dokter untuk layanan ini, yakni dr. Utami Sanjaya, Sp.KJ dan dr. Dayu Arifianto, Sp.K.J,” jelas Abdul Aziz.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *