Sebut MPS Dander dan Peningkatan Iklim Investasi Sebagai Jawaban Kurangi Kemiskinan dan Pengangguran di Bojonegoro

Sukur Priyanto.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto.

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sukur Priyanto menyebut, keberadaan Mitra Produksi Sigaret (MPS) Dander sebagai jawaban atas tingginya angka kemiskinan dan pengangguran.

“Pemerintah maupun swasta harus hadir di tengah-tengah tingkat kesulitan ekonomi masyarakat, mudah-mudahan berdirinya MPS Dander merupakan jawaban atas tingginya angka kemiskinan dan pengangguran khususnya di Bojonegoro sebelah selatan,” kata Sukur Priyanto kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (31/01/2024).

Berkenaan masih tingginya angka pengangguran bersamaan dengan rendahnya ketersediaan lapangan pekerjaan, Politikus Partai Demokrat ini berpendapat perlu adanya peningkatan iklim investasi guna mengatasi persoalan tersebut.

Saat ini baik eksekutif maupun legislatif sedang berupaya untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Investasi. Terhadap perda tersebut, nantinya diharapkan ada keberpihakan kepada investor terlebih dahulu.

Karena, menurut pria yang mendapat julukan “Singa DPRD” dari Pengasuh Pondok Pesantren Al Rosyid, K.H. Alamul Huda Masyhur ini, jika seseorang ingin berinvestasi di Bojonegoro, hal utama yang akan dijadikan pertimbangan adalah apakah iklim investasinya bagus ataukah tidak.

Baca Juga :   202 Warga Asal Bojonegoro Menjadi Pekerja Migran

“Apakah iklim investasinya berpihak kepada investor atau tidak? Nah ini yang harus disiapkan oleh para pemangku kebijakan,” ujar politikus yang dikenal dekat dengan kaum buruh ini.

Termasuk juga menjadi tantangan terkait dengan perlunya ditingkatkan iklim investasi, ialah ketika Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro tersiar mencapai angka Rp8 triliun lebih. Tetapi angka kemiskinan masih tinggi, lapangan pekerjaan yang rendah, dan banyaknya pengangguran.

“Maka harus ada strategi tertentu agar pemerintah bisa menyajikan harapan masyarakat untuk keluar dari zona kesulitan ekonomi yang menghimpit mereka,” tuturnya.

Pj Bupati Bojonegoro, Adriyanto.
Pj Bupati Bojonegoro, Adriyanto saat mengisi sambutan di peresmian MPS Dander, Selasa (30/01).

Sementara itu Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro, Adriyanto menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro untuk terus mendukung masuknya investasi sektor swasta di Bojonegoro.

“Pak Sukur, Wakil DPRD adalah mitra kami dalam merumuskan kebijakan, saat ini kami sedang menyiapkan Perda mengenai investasi,” beber Pejabat Kementerian Keuangan itu saat mengisi sambutan di peresmian MPS Dander, Selasa (30/01) kemarin.

Adriyanto menegaskan, bahwa pihaknya memiliki komitmen yang tinggi guna mengundang masuknya investasi ke Bojonegoro. Sebab hal itu merupakan bagian dari strategi dalam membangun wilayahnya untuk menekan angka kemiskinan.

Baca Juga :   Gunakan CSR untuk Program Pembangunan SDM

“Mohon jika diantara hadirin ada yang ke Jakarta, bisa disampaikan bahwa Bojonegoro siap menyediakan fasilitas untuk para investor yang akan masuk ke Bojonegoro,” ungkapnya.

“Kami juga mengapresiasi Koperasi Kareb atas serapan tenaga kerja MPS Dander yang mencapai 3.090 orang,” lanjutnya.

Ia menyatakan demikian, sebab jumlah angkatan kerja di Bojonegoro cukup besar, yakni sekira 786.000 orang. Jumlah ini mencapai lebih dari separuh jumlah penduduk Bojonegoro sebanyak 1,3 juta jiwa.

“Sehingga ketersediaan lapangan kerja menjadi penting,” tandasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *