DPRD Bojonegoro Minta Kontraktor Proyek Migas Banyu Urip Segera Melaporkan Data Nakernya

Lasuri.
Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – DPRD Bojonegoro, Jawa Timur meminta kontraktor yang mengerjakan proyek di lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu segera melaporkan jumlah tenaga kerjanya. Sebab sampai saat ini Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) belum menerima laporan naker.

Ada dua kontraktor yang sampai saat ini belum melaporkan data tenaga kerjanya, padahal sudah beraktivitas sejak 2023 lalu. Yakni PT Meindo Elang Indah yang melaksanakan pekerjaan perawatan sumur dan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) yang melakukan pengeboran sumur infill clastic Banyu Urip.

“Dua kontraktor yang mengerjakan proyek di lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu, harus segera melaporkan jumlah nakernya ke Disperinaker Bojonegoro,” kata Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri.

Sebab, laporan jumlah pekerja sangat penting untuk mengetahui data pekerja. Termasuk jumlah naker lokal dan non lokal.

“Apalagi jika terjadi sesuatu pasti akan kesulitan jika tidak ada laporan datanya,” tegas Lasuri, Sabtu (30/3/2023).

Oleh karena itu, komisi dewan yang membidangi masalah migas ini mendorong PT Meindo Elang Indah dan PT PDSI segera melaporkan jumlah nakernya ke Disperinaker Bojonegoro.

Baca Juga :   DPRD Bojonegoro Dorong Pengeboran 7 Sumur Minyak Banyu Urip dan Pad C Sukowati Dipercepat

“Apalagi mereka sudah melaksanakan pekerjaan di Banyu Urip sejak Oktober 2023 lalu,” pungkas politisi PAN itu.

Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Industrial Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro Rafiudin Fatoni sebelumnya mengatakan, untuk perusahaan yang mengerjakan proyek Banyu Urip belum ada yang melaporkan tenaga kerjanya ke Disperinaker Bojonegoro.

Fatoni menyampaikan, untuk PT Meindo Elang Indah sudah beberapa kali ke Disperinaker Bojonegoro tapi sampai saat ini masih belum melaporkan tenaga kerjanya.

“Justru yang sudah dan rutin melaporkan tenaga kerjanya adalah perusahaan di proyek gas JTB,” katanya.(jk)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA BANYUURIP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *