SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Lebaran Idul Fitri 1435 Hijriyah bertepatan 2024 tinggal 5 hari lagi. Sebagaimana lazimnya arus mudik makin meningkat. Untuk itu para pemudik yang hendak melintasi jalan nasional di Kabupaten Bojonegoro, baik dari arah Surabaya, Cepu, maupun Ngawi perlu mewaspadai sejumlah titik rawan kemacetan.
Adapun Polres Bojonegoro melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) merilis adanya titik kemacetan di sepanjang Jalan Bojonegoro-Babat dan Bojonegoro-Ngawi yang diperkirakan terjadi pada saat arus mudik.
Titik-titik yang ditentukan sebagai jalur yang rawan macet di Bojonegoro itu yakni pertigaan SMP Baureno, Pasar Pasinan Baureno, dan Perempatan Padangan.
Sedangkan untuk titik yang rawan terjadi penumpukan atau kepadatan kendala saat arus mudik, yakni Perempatan Sumberrejo, Proliman Kapas, dan Pasar Kalitidu.
Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama mengatakan, bahwa pihaknya telah membentuk tim urai kemacetan dan menyiapkan jalur pengalihan arus menghadapi arus mudik.
“Ada tim urai, dan kami juga menyiapkan jalur pengalihan arus untuk memecah kemacetan yang berpotensi terjadi nanti,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (05/04/2024).
Sementara berkenaan pemasangan road barrier di setiap perempatan yang rawan terjadi penumpukan, Septian mangaku akan melihat situasi dan kondisi terlebih dahulu di lapangan.
“Kalau (untuk pemasangan road barrier) itu nanti dilihat dulu seperti apa kondisi di lapangan, Mas,” terangnya.
Ditambahkan bahwa selama masa arus mudik, Satlantas Polres Bojonegoro telah menyiapkan pola-pola untuk mengurai jika terjadi kepadatan hingga kemacetan arus lalu lintas.
“Yang jelas satlantas sudah siapkan pola-pola untuk mengurai apabila terjadi kepadatan maupun kemacetan arus lalin,” tandasnya.(fin)





