Tanaman Padi di 6 Kecamatan Bojonegoro Kekeringan, Bendungan Gongseng Dibuka

Lahan pertanian kekeringan.
Lahan pertanian di Bojonegoro mengalami kekeringan akibat kekurangan pasokan air.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Memasuki musim kemarau lahan pertanian di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai kekeringan. Kondisi ini membuat tanaman padi di 6 kecamatan membutuhkan pasokan air, karena Sungai Pacal juga mengalami kekeringan.

Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Perlindungan Tanaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Retno Budi Widyanti mengatakan, untuk mengantisipasi tanaman padi kekurangan pasokan air hingga menyebabkan kekeringan, pintu air di Bendungan Gongseng dibuka.

“Dibukanya pintu air di Bendungan Gongseng selain untuk mengairi lahan pertanian yang ditanami padi juga untuk mengisi Sungai Pacal yang telah mengering,” katanya, Kamis (6/6/2024).

Retno menjelaskan pintu air di Bendungan Gongseng dibuka pada Rabu malam kemarin. Sehingga tanaman padi yang kekurangan pasokan air di 6 kecamatan sudah teraliri air. Air dialirkan melalui sungai Pacal di sisi kanan yakni Kecamatan Sumberrejo, Kepohbaru, dan Baureno, kemudian Sungai Pacal sisi kiri yakni Kecamatan Sukosewu, Balen, dan Kapas.

Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sally Atyasasmi mengungkapkan, lahan pertanian di 6 kecamatan yang kekurangan suplai air tersebut sudah mulai dialiri air dari Bendungan Gongseng tadi malam.

Baca Juga :   Krisis Air Bersih Meluas, Abdul Wahid : Pemkab Bojonegoro Harus Gerak Cepat Terapkan Teknologi Hujan Buatan

“Saat ini telah memasuki musim kemarau tanaman padi membutuhkan suplai air, sehingga pintu Bendungan Gongseng harus dibuka” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *