APBD Bojonegoro Capai Rp 8,7 Triliun, Gaji 4.117 PPPK Tak Bebani Keuangan Daerah

ILUSTRASI : PPPK Pemkab Bojonegoro rekrutmen tahun 2023 yang dilantik pada Senin 10 Juni 2024 di GOR Utama.
ILUSTRASI : PPPK Pemkab Bojonegoro rekrutmen tahun 2023 yang dilantik pada Senin 10 Juni 2024 di GOR Utama.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Jumlah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada 2022-2023 sebanyak 4.117 pegawai. Gaji ribuan PPPK tersebut secara aturan dibebankan di APBD Bojonegoro. Meski demikian, gaji mereka tidak membenani keuangan daerah, karena APBD Bojonegoro mencapai Rp 8,7 triliun.

Berdasarkan APBD Bojonegoro tahun 2024, belanja pegawai menjadi pos paling besar menyedot anggaran. Totalnya mencapai 21,08 persen atau Rp. 1,84 triliun dari APBD sebesar Rp 8,77 triliun.

Belanja pegawai terbesar adalah untuk Gaji Pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK. Untuk bayar gaji pokok PNS tahun 2024 sebesar Rp. 471,4 miliar atau 25,5 persen dari total Belanja Pegawai. Sementara anggaran gaji pokok PPPK sebesar Rp. 419,5 miliar atau 22,7 persen.

Selain itu para ASN dan PPPK mendapatkan tambahan penghasilan (Tamsil), tunjangan keluarga, tunjangan kesehatan, tunjangan jabatan, iuran jaminan kematian, insentif pemungutan pajak, Insentif pemungutan retribusi dan tunjangan fungsional bagi para ASN fungisonal.

Baca Juga :   Wujudkan Birokrasi Bersih, Kejaksaan Negeri Bojonegoro Canangkan Zona Integritas

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto mengatakan, kemampuan keuangan daerah Bojonegoro mampu untuk pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK.

“Apalagi Bojonegoro sudah beberapa kali menyerahkan surat keputusan atau SK PPPK di setiap tahunnya,” katanya, Senin (17/6/2024).

Supriyanto menegaskan, APBD Bojonegoro tahun 2024 ini mencapai Rp 8,7 triliun, sehingga sangat mampu untuk membuka rekrutmen PPPK pada 2024 ini.

“Dan PPPK ini juga berbasis kebutuhan untuk mengurangi jumlah honorer, jadi tidak akan membebani APBD Bojonegoro,” tegas politisi Partai Golkar ini.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, A’am Syahbana sebelumnya menjelaskan, sudah menetapkan kuota PPPK dan ASN pada 2024 sebanyak 4.001 formasi yang diusulkan kepada KemenPAN-RB.

“Sementara kuota ASN-nya ditetapkan sebanyak 1.119 formasi,” katanya.

Untuk diketahui jumlah PPPK di Bojonegoro rekrutmen tahun 2022-2023 sudah mencapai 4.117 pegawai. Rinciannya, tahun 2022 ada 2.182 dan tahun 2023 ada 1.935 PPPK.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Hasil Seleksi PPPK Bojonegoro Diumumkan 6 -15 Desember 2023

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *