Ditjen Migas Akan Gelar Seleksi Penugasan Penyediaan dan Pendistribusian LPG 3 Kg Tahun 2025

Ditjen Migas Akan Gelar Seleksi Penugasan Penyediaan dan Pendistribusian LPG 3 Kg Tahun 2025.
ILUSTRASI : Ditjen Migas Akan Gelar Seleksi Penugasan Penyediaan dan Pendistribusian LPG 3 Kg Tahun 2025.

SuaraBanyuurip.com – Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi kembali akan melaksanakan seleksi penugasan penyediaan dan pendistribusian isi ulang Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram. Kegiatan seleksi seperti ini selalu dilakukan oleh Direktorat Jenderal Migas dalam setiap tahunnya.

“Untuk penugasan penyediaan dan pendistribusian LPG Tabung 3 Kg tahun 2025, Ditjen Migas kembali akan melaksanakan seleksi. Seleksi ini akan dilaksanakan pada semester kedua tahun ini,” kata Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas, Mustika Pertiwi.

Dalam proses seleksi, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) akan mengundang pemegang Izin Usaha Niaga Migas dengan kegiatan usaha niaga LPG.

“Jadi badan usaha yang berminat mengikuti seleksi dapat mulai mempersiapkan persyaratan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Dijelaskan, bahwa sejak diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 70 tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga LPG Tabung 3 Kilogram, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Migas selalu melaksanakan seleksi penugasan penyediaan dan pendistribusian isi ulang LPG Tabung 3 Kg setiap tahun.

“Namun, proses seleksi tersebut selalu gagal karena semua Badan Usaha yang kita undang seleksi tidak ada yang menyampaikan dokumen seleksi,” ungkap Mustika dalam keterangan resminya dikutip Suarabanyuurip.com dari laman KESDM, Kamis (20/06/2024).

Adapun merujuk pada Pasal 8 regulasi yang sama, kata Mustika, penyediaan dan pendistribusian atas volume kebutuhan tahunan LPG Tabung 3 Kg dilaksanakan oleh Badan Usaha melalui penugasan oleh Menteri.

“Berdasarkan Pasal 9 Perpres dimaksud, telah diatur bahwa penugasan penyediaan dan pendistribusian LPG Tabung 3 Kg dapat dilakukan melalui penunjukan langsung dan/atau melalui seleksi,” ucapnya.

Penunjukan langsung, jelas Mustika, dilakukan untuk melindungi kilang dalam negeri termasuk pengembangannya dalam jangka panjang, untuk menjamin ketersediaan LPG Tabung 3 Kg dalam negeri termasuk untuk daerah terpencil.

“Atau apabila hanya terdapat satu Badan Usaha pemegang Izin Usaha Niaga Minyak dan Gas Bumi untuk melaksanakan penyediaan dan pendistribusian LPG Tabung 3 Kg,” pungkasnya.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *