SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Pembangunan Rumah Sakit (RS) khusus kanker (Onkologi) kini sudah mencapai 50 persen. Rumah sakit khusus yang menempati bekas gedung perkantoran The Residence di Jalan Nasional Bojonegoro – Cepu turut Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini ditargetkan selesai pada tahun 2025 mendatang.
Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro, Zamroni mengatakan, pembangunan rumah sakit khusus kanker masih terus berlanjut.
“Dalam laman layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Bojonegoro, pembangunan Rumah Sakit Onkologi pada tahap dua dianggarkan di dalam APBD 2024 dengan pagu Rp 19 miliar dari nilai kontrak mencapai Rp 18,8 miliar,” kata Zamroni, kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (20/10/2024).
Sedangkan pada tahap pertama, lanjut Zamroni, sesuai LPSE pembangunan Rumah Sakit Onkologi menelan anggaran Rp 240 juta dari nilai kontrak Rp 239 juta dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2023.
Kepala Bidang (Kabid) Tata Bangunan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro, Benny Kurniawan mengatakan, saat ini proses pembangunan sudah sekitar 40 sampai 50 persen untuk tahap dua tahun ini.
“Rumah sakit berlokasi di bekas gedung perkantoran The Residence, Desa Talok, Kecamatan Kalitidu ini pada 2025 ditargetkan selesai. Dan harapannya segera bisa digunakan,” katanya.
Terpisah Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto mengatakan, pembangunan rumah sakit khusus kanker ini harapannya segera cepat diselesaikan agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya.
“Terutama agar masyarakat saat berobat tidak keluar kota. Sehingga rumah sakit ini bisa segera diselesaikan,” ujar Mas Pri, demikian Ahmad Supriyanto karib disapa.(jk)




