SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur batal memiliki rumah sakit onkologi atau khusus kanker. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berencana mengganti dengan RSUD Kalitidu bertipe D dengan layanan kesehatan jiwa.
Bangunan rumah sakit itu telah berdiri di bekas kompleks The Residence di Jalan Raya Bojonegoro–Cepu, Desa Talok, Kecamatan Kalitidu. Namun tempat layanan kesehatan itu belum beroperasi karena masih terkendala proses administrasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Ninik Susmiati menjelaskan, rencana RS onkologi batal, bangunan yang berlokasi di Kecamatan Kalitidu itu akan jadi RSUD Kalitidu.
“Sehingga tipe RS Onkologi atau khusus kanker dibatalkan, karena menyesuaikan regulasi baru yang tidak lagi mengakomodasi rumah sakit dengan layanan khusus,” jelasnya, Jumat (23/1/2026).
Rencananya akan diganti RSUD Kalitidu bertipe D dengan layanan kesehatan jiwa. Meksi begitu, pembangunan RSUD Kalitidu belum bisa direalisasikan.
Selain itu, kebijakan efisiensi anggaran juga menjadi pertimbangan pembangunan rumah sakit yang kini belum selesai dibangun. Sebab masih banyak pembenahan sebelum bisa difungsikan sebagai rumah sakit umum.
“Saat ini bangunan masih perlu banyak pembenahan,” tegas Ninik.
Untuk diketahui, pembangunan proyek RS Onkologi mulai dikerjakan sejak 2023 telah mencapai pembangunan tahap dua dengan pagu anggaran sekitar Rp 19 miliar melalui APBD 2024, namun tidak lagi dianggarkan pada APBD 2025.(jk)



