Pembangunan Rumah Sakit Kanker Bojonegoro Mandek

Rumah sakit khusus kanker.
Komisi C DPRD Bojonegoro saat melakukan sidak pembanguan RS Onkologi atau khusus kanker yang menempati lahan bekas Talok Residence di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Proses pembangunan Rumah Sakit (RS) Onkologi atau khusus kanker yang menempati bekas gedung perkantoran The Residence di Jalan Nasional Bojonegoro–Cepu turut Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, mandek. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tidak memasang anggaran di APBD tahun 2025, untuk pembangunan RS khusus kanker tersebut.

“RS Onkologi tahun 2025 tidak dianggarkan,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Ninik Sumiati.

Dia mengatakan, perkembangan pembangunan rumah sakit khusus kanker masih ada sejumlah ruangan harus dibenahi. Sehingga proses pembangunan belum selesai

“Ada beberapa ruangan yang harus dibenahi,” katanya, Jumat (11/7/025).

Kepala Bidang (Kabid) Tata Bangunan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro, Benny Kurniawan sebelumnya menyampaikan, pembangunan RS Onkologi pada akhir tahun 2024 lalu telah mencapai tahap 2, dan ditarget selesai pada tahun 2025.

Berdasarkan laman layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Bojonegoro, pembangunan Rumah Sakit Onkologi pada tahap pertama tahun sebelumnya, menelan anggaran Rp 240 juta dari nilai kontrak Rp 239 juta dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2023.

Baca Juga :   Sanitasi untuk Warga Sekitar Lapangan Minyak KDK

Kemudian, proyek pembangunan rumah sakit khusus kanker tahap dua dianggarkan lagi di APBD 2024 dengan pagu Rp 19 miliar, dan dimenangkan dengan nilai kontrak mencapai Rp 18,8 miliar.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *