SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, Jawa Timur, mulai mendapat pengamanan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sekira 10 personel telah dikerahkan oleh pengampu teritori setempat, yakni Komando Distrik Militer (Kodim) 0813.
Kebijakan ini kabarnya merupakan tindak lanjut dari Jenderal TNI Agus Subiyanto untuk memperkuat pengamanan di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejari di seluruh Indonesia. Perintah ini tertuang dalam Surat Telegram (ST) Nomor: ST/1192/2025 tertanggal 6 Mei 2025.
Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Czi Arif Rahman Hakim menyampaikan, saat ini pihaknya menugaskan 10 personel guna melakukan kegiatan pengamanan di Kantor Kejari Bojonegoro setiap harinya.
Berkaitan hal itu, Dandim asli putra daerah penghasil minyak dan gas bumi (Migas) sebutan lain Bojonegoro ini mengaku, masih menunggu perintah resmi melalui surat telegram dari komando resor militer (korem). Meski demikian, jalinan komunikasi dengan Kejari Bojonegoro sudah terlaksana dengan baik.
“Saat ini pengamanan bersifat insidentil, dan patroli rutin tiap malam,” katanya saat dikonfirmasi Suarabanyuurip.com, Rabu (14/5/2025) siang.

Dijelaskan, pengamanan dimaksud sejatinya tidak hanya difokuskan pada lingkup Kantor Kejari Bojonegoro, tetapi juga menyentuh lingkup instansi lainnya, misalnya kawasan perkantoran pemerintah kabupaten (pemkab) dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) setempat.
Terlepas adanya perintah pengamanan di lingkup kejari, perwira yang pernah berdinas di Papua ini menegaskan, bahwa situasi keamanan di wilayah militer yang diampunya hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan kondusif.
“Tingkat kerawanan tergolong rendah, namun kami tetap siap siaga menjalankan setiap perintah dari pimpinan,” tandasnya.
Dikonfrontir secara terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro, Muji Martopo menyatakan, sudah sejak dahulu TNI mendukung kejaksaan dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Antara lain memberikan pengawalan saat persidangan, penggeledahan, dan penyitaan.
“Jadi tak sekadar penjagaan kantor saja, dan dukungan TNI kepada kejaksaan diberikan baik dari Kodim maupun Subdenpom, dan ini sangat membantu Kejaksaan,” ungkapnya.(fin)





