Pemkab Bojonegoro Pasang Defisit Rp 2 Triliun di APBD Perubahan 2025

Gedung Pemkab Bojonegoro berlantai tujuh di Jalan Mas Tumapel.
FOTO ILUSTRASI : Gedung Pemkab Bojonegoro berlantai tujuh di Jalan Mas Tumapel.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Postur APBD Perubahan Kabupatem Bojonegoro, Jawa Timur tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp 7,79 triliun. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memasang angka defisit sebesar Rp 2 triliun, yang ditutup dengan pembiayaan neto.

“Nota kesepakatan Raperda P-APBD 2025 telah ditandatangani beberapa waktu lalu,” Ketua Fraksi PAN Bintang Nurani Rakyat, Lasuri.

Rinciannya pendapatan daerah disepakati sebesar Rp 5,7 triliun, sedangkan untuk belanja sebesar Rp 7,79 triliun. Pemkab Bojonegoro juga memasang defisit sebesar Rp 2 triliun di dalam P-APBD 2025.

“Pemasangan defisit itu karena sisa lebih pembiayaan anggaran atau Silpa tahun 2024 lalu sebesar Rp 2 triliun. Sehingga angka defisit harus dipasang di APBD Perubahan 2025,” kata Lasuri yang juga Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro itu.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan, pemasangan defisit di P-APBD 2025 merupakan penyesuaian Silpa tahun 2024 lalu.

“Silpa Bojonegoro pada tahun lalu sebesar Rp 2 triliun,” jelasnya.

Dia menambahkan, APBD perubahan tahun 2025 diharapkan segera terealisasi dan dirasakan masyarakat. Program yang dipasang di anggaran perubahan Bojonegoro ini difokuskan di sektor pembangunan daerah.

Baca Juga :   Warung Mamin Mulai Berdiri di Proyek Migas Kolibri

“Namun program daerah ini juga menyesuaikan dari pemerintah pusat,” tandasnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait