Sumur Minyak Tradisional di Blora Terbakar, Satu Orang Warga Tewas

Sumur tradisional terbakar
MELEDAK : Sumur minyak tradisional di Blora, Jawa Tengah terbakar. Satu orang warga setempat tewas.

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Sebuah sumur minyak tradisional di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, meledak dan terbakar, Minggu (17/08/2025) sekitar pukul 12.30 WIB.

Diketahui, kebakaran bermula saat warga melakukan pengeboran sumur minyak baru. Tiba-tiba, terjadi ledakan besar yang disertai semburan api. Kepulan asap hitam tebal membumbung tinggi ke udara membuat warga sekitar panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Akibat peristiwa itu, satu orang warga lansia tewas, empat orang lainnya mengalami luka bakar beserta balita. Selain itu, api juga menghanguskan dua rumah dan dua ekor sapi.

Korban jiwa diketahui seorang perempuan bernama Mbah Tanek (70), sementara dua warga lain mengalami luka-luka. Jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Kepala Pelaksana BPBD Blora, Mulyowati, menjelaskan, api yang cukup besar dengan gas yang tinggi membuat petugas tidak mampu menangani hanya dengan peralatan Damkar maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Kami langsung berkoordinasi dengan Pertamina dan BPE untuk penanganan lanjutan,” jelas Mulyowati kepada Suarabanyuurip.com di lokasi kejadian.

Baca Juga :   Gas Cepu Diminta Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri

Dia memyampaikan, prioritas utama saat ini adalah mengevakuasi warga karena lokasi sumur berada dekat dengan pemukiman.

“Yang pertama kita evakuasi dulu masyarakat di lingkungan sini. Karena berdekatan dengan pemukiman, apalagi sudah ada korban jiwa,” ujarnya.

Petugas gabungan dari BPBD, Damkar, PLN, TNI-Polri, Satpol PP, serta tenaga kesehatan Puskesmas diterjunkan ke lokasi. Mereka berhasil memadamkan api yang melalap rumah warga, namun kobaran api dari sumur minyak masih menyala hingga sore hari.

Pihak kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar lokasi dan melarang warga mendekat karena potensi bahaya masih tinggi. Hingga Azan Magrib, api dari sumur minyak belum berhasil dipadamkan karena bersumber langsung dari perut bumi.

Kerugian materiil akibat kejadian ini masih dalam proses pendataan. Sementara itu, peristiwa tersebut menjadi tontonan warga sekitar yang memadati lokasi.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait