Wagub Jateng Pastikan Korban Kebakaran Sumur Minyak Blora Dapat Santunan dan Pendampingan

Wagub Jateng Taj Yasin
Wagub Jateng Taj Yasin pastikan korban terdampak kebakaran sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, mendapat santunan dan pendampingan.

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin, memastikan seluruh korban kebakaran sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, akan mendapatkan santunan dan pendampingan.

Wagub Taj Yasin mengatakan, bahwa pemerintah hadir tidak hanya menyalurkan bantuan darurat, tetapi juga menjamin pemulihan dan penanganan menyeluruh pascakejadian.

“Tidak ada warga yang akan dibiarkan sendirian menghadapi musibah ini. Pemerintah hadir, baik untuk korban maupun pemulihan pascakejadian,” tegasnya.

Oleh karenanya, Taj Yasin memastikan penanganan cepat atas kebakaran sumur minyak tersebut, dan kejadiannya jangan sampai terulang. Taj Yasin juga menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng bersama Pertamina dan para ahli akan menertibkan sumur-sumur minyak tak berizin.

Sebagaimana Undang-Undang serta Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Migas, Pemprov Jateng telah membentuk Satgas khusus untuk mengatur pengelolaan pengeboran, terutama pada sumur tua.

Untuk diketahui, Pemprov Jateng menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran sumur minyak senilai Rp180 juta. Secara simbolis bantuan diserahkan oleh Taj Yasin kepada warga terdampak kebakaran tersebut pada Jumat (21/082025).

Baca Juga :   Pemilik Lahan Minta Kompensasi Rp100 M
Wagub Jateng Taj Yasin
Wagub Jateng Taj Yasin saat meninjau langsung lokasi kebakaran sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora.

Bantuan yang diserahkan meliputi, uang Rp40 juta dari Baznas Jateng untuk keluarga yang meninggal dunia dan korban luka; logistik dan peralatan senilai Rp53,4 juta dari Dinas Sosial Jateng; Beras 2 ton senilai Rp25 juta dari Dinas Ketahanan Pangan Jetang; Logistik sembako senilai Rp37,4 juta dari BPBD Jateng; dan obat-obatan senilai Rp25,6 juta dari Dinas Kesehatan Jateng.

Taj Yasin menegaskan, penanganan korban menjadi prioritas utama. Pihaknya juga melakukan pembahasan mengenai bantuan santunan yang diharapkan warga.

“Itu sedang kami bahas, apakah melalui BPJS atau lembaga lain, agar ada kepastian,” ujarnya.

Terkait rumah warga yang rusak, Wagub memastikan pemerintah akan melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan. Dengan koordinasi pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga lembaga sosial.

“Saya memastikan penanganan berjalan menyeluruh,” pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, kebakaran sumur minyak di Kabupaten Blora mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, dua orang terluka, satu rumah terbakar rusak berat, 4 rumah terbakar rusak sedang, dan 300 KK atau sekitar 750 orang mengungsi.(ams)

Pos terkait