SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Upaya pemadaman kebakaran sumur minyak ilegal di Dusun Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah telah selesai dilakukan oleh tim gabungan.
Namun sampai saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, masih melakukan observasi di sekitar sumur minyak yang terbakar.
Menurut Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora, Agung Triyono, pemasangan setting keeping itu dimaksudkan untuk menutup agar gas tidak keluar dari mulut sumur. Petugas juga melakukan pengecoran dan memasang light tower.
“Petugas telah selesai melakukan pemasangan selubung (setting keeping). Tujuannya untuk menutup lubang sumur,” kata Agung kepada Suarabanyuurip.com Senin (25/08/2025).
Meski begitu, warga yang mengungsi juga belum diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing kerena menunggu sampai situasi dinyatakan aman.
“Kami belum menyatakan lokasi aman, dan warga masih di pengungsian,” ujarnya.
Dikatakannya, petugas gabungan masih melakukan observasi dan pemantauan secara berkala. Pihaknya juga belum bisa memastikan kapan situasi aman.
“Tanggul yang sempat dibuat di sekeliling sumur mulai diratakan menggunakan dua excavator. Petugas juga memotong pipa bor yang kemudian dipasang alat penahan pipa,” ucapnya.
Tri mengungkapkan, logistik untuk para pengungsi tercukupi hingga situasi dinyatakan aman. Setiap paginya, relawan memasak 750 bungkus.
Selain itu, tim kesehatan telah disiagakan untuk memeriksa kondisi kesehatan warga yang mengungsi. “Kami pastikan logistik untuk warga yang mengungsi tercukupi, dan aman,” tandasnya.(ams)





