SuaraBanyuurip.com – Sekitar 3.000 pesepeda dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah memadati Stadion Letjend H. Soedirman Bojonegoro, Minggu (21/12/2025), untuk mengikuti Gowes Jelajah Bojonegoro (GJB). GJB mengambil start dan finish di stadion Letjen Soedirman.
Selain dari Bojonegoro, ribuan peseda berasal dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur serta 3 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Para peserta menempuh rute sejauh 26 kilometer yang melewati sejumlah jalan ikonik Bojonegoro, seperti Jembatan Sosrodilogo, Bendungan Gerak, hingga kawasan Bengawan Solo.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menyusuri lintasan utama, yakni Jalan Desa Tulung – Jalan Desa Mori – Jalan Desa Padang – Bendungan Gerak Desa Padang – Jalan Raya Malo – Pagerwesi – Sumberjo Kentong – Guyangan – Sranak. Adapun rute menuju finish melewati Jembatan Kaliketek – Jalan Raya Banjarsari – Perempatan Halte – dan kembali berakhir di Stadion Letjend H. Soedirman.
Ketua Gowes Jelajah Bojonegoro, Tedjo Sukomo, menyampaikan, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-348 Kabupaten Bojonegoro. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga merupakan bentuk dukungan nyata terhadap visi Bojonegoro yang Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.
“Selain memeriahkan hari jadi Bojonegoro, gowes ini kami harapkan bisa ikut menggaungkan semangat kebersamaan sekaligus mengenalkan potensi daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan program Bupati Bojonegoro yang mengusung semangat “Medhayoh”, yakni ajakan kepada masyarakat luas untuk datang, berkunjung, dan menikmati beragam potensi yang dimiliki Kabupaten Bojonegoro.
GJB dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menambah semarak sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan budaya hidup sehat dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, dengan penuh semangat melepas langsung peserta gowes. Dengan penuh kehangatan, Bupati Wahono menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia serta komunitas gowes yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan ini.
Menurut Bupati Wahono, gowes tidak sekadar olahraga, tetapi juga sarana membangun budaya hidup sehat, memperkenalkan destinasi wisata Bojonegoro, menumbuhkan rasa kebersamaan, sekaligus mampu menggerakkan perekonomian daerah.
“Pesan saya, jaga kebersamaan, jaga perjalanan, dan utamakan keselamatan. Melalui kegiatan seperti ini, kita membangun kolaborasi yang baik,” ujar Bupati.(red)





