Pastikan Korban Kebakaran Dapur SPPG Dirawat Intensif, Wabup Nurul Azizah Jenguk ke RSUD

Nurul Azizah
Wabup Nurul Azizah jenguk korban kebakaran dapur SPPG di Kecamatan Baureno yabg dirawat di RSUD Bojonegoro.(ist/nuril)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah menjenguk langsung korban kebakaran dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Hal tersebut dilakukan guna memastikan korban kebakaran dapur SPPG di Kecamatan Baureno itu mendapatkan perawatan medis secara intensif.

‎Nurul Azizah mengaku, kedatangannya ke RSUD Sosodoro itu mewakili Bupati Setyo Wahono. Demi memastikan kondisi korban serta pelayanan kesehatan yang diberikan rumah sakit berjalan optimal. Sekaligus wujud tanggung jawab penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terhadap pemulihan korban kecelakaan kerja.

‎“Pemkab Bojonegoro memastikan korban mendapatkan perawatan secara intensif agar segera pulih,” kata Nurul Azizah kepada Suarabanyuurip.com, pacabezuk, Senin (2/2/2026) siang.

‎Diberitakan sebelumnya, dapur SPPG di Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ludes terbakar. Dua orang mengalami luka bakar dan dilarikan di rumah sakit akibat kejadian tersebut

‎Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (Damkarmat)  Bojonegoro, Ahmad Agus Salim mengatakan, kebakaran diperkirakan terjadi Minggu sekitar pukul 23.30 malam.

‎“Dinas Damkarmat Pos Baureno menerima laporan dari penanggungjawab SPPG, Solkhan (40) pada Senin pukul 00.18 WIB. Dan langsung menuju lokasi kejadian,” katanya, Senin (2/2/2026).

‎Agus Salim menjelaskan, mendapatkan laporan kejadian kebakaran, satu unit truk pemadam dibantu satu unit lainnya dari Damkar Lamongan langsung menuju lokasi SPPG berjarak sekitar 12 kilometer. Delapan personil yang dikerahkan berhasil memadamkan api pukul 00.46 dini hari.

‎Akibat kejadian itu dua pegawai SPPG mengalami luka bakar. Satu diantaranya korban atas nama Dani Hidayat harus dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro karena menderita luka bakar serius.

‎“Meskipun tidak ada kendala, namun pengelola SPPG terlambat melaporkan kejadian kebakaran sehingga api sudah mulai membesar,” jelasnya.

‎Agus Salim menambahkan, kebakaran diduga adanya kebocoran selang kompor gas elpiji. Sehingga api membakar seluruh peralatan dapur dan sebagian bahan baku makanan.

‎“Kerugian sekitar Rp350 juta karena bangunan berukuran 7×4 meter dan semua isi dapur terbakar 40 persen,” tandasnya.(fin)

Pos terkait