SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Wakil Ketua IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim), Sri Wahyuni, meraih penghargaan dalam ajang Angling Dharma PWI Award 2026. Ia mendapatkan apresiasi dalam kategori ‘Perempuan Tangguh’, atas kontribusinya dalam mendorong peningkatan layanan dan kesadaran kesehatan di tengah masyarakat.
Angling Dharma PWI Award 2026 dihelat bersamaan dengan resepsi Hari Pers Nasional 2026 dan sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Acara berlangsung di aula Angling Dharma, gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jumat (27/3/2026) malam.
Agenda elegan ini dihadiri Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, lengkap bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, para perwakilan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi (WKP Migas) Blok Cepu dan Blok Tuban, para direktur badan usaha milik daerah (BUMD), serta ketua dan jajaran pengurus PWI Kabupaten Bojonegoro.
Ketua PWI Kabupaten Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menyampaikan, bahwa peringatan Hari Pers Nasional atau HPN bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menegaskan, momen tersebut menjadi bentuk komitmen insan pers dalam menjaga profesionalisme sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Pers tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga menjadi mitra strategis pembangunan. Angling Dharma Award merupakan bentuk apresiasi bagi mereka yang telah berkontribusi nyata untuk Bojonegoro,” ujarnya dalam sambutan pada kalender kegiatan PWI Kabupaten Bojonegoro 2026 itu.
Sedangkan penghargaan yang diberikan kepada Sri Wahyuni di bidang peningkatan kesehatan masyarakat dinilai sangat tepat. Menurutnya, Sri Wahyuni memiliki rekam jejak panjang dan nyata dalam sektor kesehatan, bahkan sebelum terjun ke dunia politik.
Ia menyebut, latar belakang Sri Wahyuni sebagai tenaga kesehatan yang mengabdi puluhan tahun menjadi fondasi kuat dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, khususnya dalam peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan tenaga medis.
“Beliau bukan hanya memahami konsep, tetapi pernah berada langsung di lapangan sebagai perawat. Itu yang membuat kepeduliannya terhadap isu kesehatan sangat kuat dan nyata,” tambahnya dalam wawancara terpisah.
Selain itu, lanjut Sasmito, komitmen Sri Wahyuni juga terlihat dari perannya di legislatif yang terus mendorong pemerataan akses layanan kesehatan, peningkatan kualitas pelayanan, hingga penguatan anggaran di sektor kesehatan di Jawa Timur.
“Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyata beliau dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga Bojonegoro dan Jawa Timur,” tegasnya.
Sementara itu, Sri Wahyuni menyampaikan, bahwa penghargaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah besar. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan hanya untuk dirinya secara pribadi, melainkan hasil kerja bersama berbagai pihak.
“Penghargaan Angling Dharma PWI Award ini merupakan kehormatan sekaligus amanah besar bagi saya. Penghargaan ini bukan semata untuk pribadi, melainkan untuk seluruh pihak yang selama ini bersama-sama berjuang dalam meningkatkan kesehatan masyarakat,” ungkapnya kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (28/3/2026).
Ia juga menyoroti momentum HPN sebagai pengingat pentingnya peran pers dalam pembangunan, khususnya dalam sektor kesehatan. Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menyebarkan edukasi yang benar, membangun kesadaran, serta mendorong perubahan perilaku hidup sehat.
“Saya berkomitmen untuk terus berkontribusi dan menguatkan kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya,” lanjutnya.
Politisi Partai Demokrat dari daerah pemilihan (Dapil) Bojonegoro dan Tuban ini mengungkapkan, bahwa di balik penghargaan tersebut terdapat berbagai cerita perjuangan dan harapan masyarakat akan kehidupan yang lebih sehat. Ia meyakini bahwa setiap langkah kecil dalam kepedulian akan membawa perubahan besar di masa depan.
Sri Wahyuni menerima penghargaan Angling Dharma PWI Award 2026 kategori Perempuan Tangguh, diserahkan oleh Penasihat PWI Kabupaten Bojonegoro, Mohammad Abdul Qohhar., S.Sos.i., M.Si.(fin)
Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Raih Angling Dharma PWI Award 2026





