Pengangguran di Sudu Tinggi, Pemuda Ingin Dilibatkan di Proyek Kilang Mini LNG Bojonegoro

Kilang mini LNG Bojonegoro.
Pemuda Desa Sudu, Kecamatan Gayam, nongkrong di warung kopi. Mereka berharap dilibatkan di proyek kilang mini LNG saat konstruksi dimulai karena pengangguran di Desa Sudu masih tinggi.

SuaraBanyuurip.com – Pernyataan Nur Cahyo, Ketua Karang Taruna Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tidak membutuhkan pekerjaan di proyek kilang mini LNG  (Liquefied Natural Gas) di desanya direspon pemuda setempat. Pemuda Sudu tetap meminta agar dilibatkan secara maksimal di proyek kilang mini LNG saat konstruksi dimulai maupun sudah beroperasi.

Pemuda Dusun Bedahan, Desa Sudu, Mohammad Yasin mangatakan, pernyataan Ketua Karang Taruna Sudu yang tidak membutuhkan pekerjaan di proyek kilang mini LNG bukan mewakili kepentingan pemuda. Sebab, para pemuda masih membutuhkan pekerjaan, khususnya di proyek kilang mini LNG yang rencananya dibangun di Desa Sudu.

“Masih banyak pemuda di sini yang nganggur dan membutuhkan pekerjaan,” tegasnya kepada suarabanyuurip.com, Senin (27/4/2026).

Menurut Yasin, pemuda Sudu yang masih menganggur jumlahnya hampir seratusan. Tersebar di Dusun Bedahan, Tenggor, Sudu, Kembangan dan Alasmlati.

“Di Dusun Bedahan dan Tenggor saja ada sekitar 25 pemuda yang nganggur. Itu belum tiga dusun lainnya,” tegasnya.

Rihadi, pemuda lainnya menegaskan, proyek kilang mini LNG harus melibatkan warga Sudu saat konstruksi dimulai maupun saat beroperasi nanti. Baik penyerapan tenaga kerja maupun peluang usaha.

Baca Juga :   Paguyuban Kades Ring 1 Blok Cepu Persilahkan Sudu Tidak Bergabung

“Kami minta perusahaan maupun kontraktor yang mengerjakan proyek kilang mini LNG nanti memprioritaskan pemuda Sudu,” tandasnya.

Menurut Rahadi, mayoritas pemuda Sudu telah memiliki pengalaman kerja di proyek migas. Seperti proyek rekayasa, pengadaan dan konstruksi (engineering, procurement and constructions/EPC) Banyu Urip, Blok Cepu, proyek unitisasi gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB), dan proyek migas lainnya.

“Jadi sudah seharusnya pemuda di sini nanti dilibatkan di proyek kilang mini LNG,” pungkasnya.

Kilang mini LNG di Desa Sudu rencananya akan memanfaatkan gas dari lapangan J-TB di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Lokasinya berada di pinggir jalan Raya Bojonegoro-Padangan, turut Desa Sudu. Tidak jauh dari fasilitas gas mettering JTB di desa setempat yang berada di sebelah timurnya jalan layang (flyover) Banyu Urip, Blok Cepu.

Pembebasan lahan untuk pembangunan kilang mini LNG telah selesai dilakukan. Luasnya sekitar 1,7 hektar (ha), dengan harga Rp 1 juta per meter persegi (M2).

Kepala Desa Sudu, Abdul Manan membenarkan jika di wilayahnya akan dibangun sebuah pabrik, dan pembebasan lahan telah selesai dilakukan.

Baca Juga :   Jawa Timur Resmi Punya Kilang Mini Minyak dan Gas

Manan berharap pabrik LNG yang akan dibangun di wikayahnya nanti bisamemaksimalkan sumber daya lokal. Baik dalam perekrutan tenaga kerja, maupun pemberian peluang usaha bagi warga Sudu.

“Kalau pemuda di sini banyak diperkerjakan tentu akan mengurangi pengangguran. Masyarakat juga bisa menangkap peluang usaha lainnya,” tutur kepala desa dua periode itu.

Manan juga meminta perusahaan memberikan sosialisasi kepada masyarakat sebelum proyek dimulai. Agar masyarakat bisa mengetahui risiko, peluang kerja dan usaha yang dibutuhkan.

“Sehingga proyek ini benar-benar memberikan manfaat bagi warga lokal Sudu,” pungkasnya.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait