Lahan Perluasan Lapangan Migas Sukowati Cair

Pembayaran lahan
Salah satu warga Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Supiyah menerima pembayaran pembebasan lahan untuk perluasan lapangan migas Pad A dan Pad B yang dikelola Pertamina EP Sukowati Field, Blok Tuban.(arifin jauhari)

SuarBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro – Proses pembebasan lahan untuk perluasan fasilitas produksi lapangan minyak dan gas Bumi (migas) Sukowati Pad A dan Pad B akhirnya memasuki tahap pembayaran. Sebanyak delapan warga pemilik lahan di Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro,  Jawa Timur, menerima pembayaran ganti rugi pelepasan hak atas tanah, Senin (20/7/2026).

‎Pembayaran berlangsung di Balai Desa Campurejo dan dihadiri Kepala Desa (Kades) Edi Sampurno beserta jajaran perangkat desa, tim Land Matter Pertamina, serta para warga penerima pembayaran. Campurejo merupakan desa penghasil migas yang menjadi lokasi sumur minyak.

‎Kades Campurejo, Edi Sampurno mengatakan, lahan yang dibebaskan untuk mendukung peningkatan produksi minyak di Lapangan Sukowati mencapai sekitar 2,5 hektare dan dimiliki oleh delapan warga Dusun Plosolanang.

‎”Alhamdulillah masyarakat sepakat melepas hak atas tanahnya untuk mendukung proyek strategis nasional. Kami berharap Pertamina dapat terus bersanding dan berkolaborasi dengan masyarakat melalui program-program pengembangan masyarakat yang berkelanjutan,” ujarnya.

‎Edi menjelaskan, sebelum pembayaran dilakukan seluruh tahapan administrasi telah diselesaikan. Baik persyaratan dari warga maupun pemerintah desa telah terpenuhi, termasuk pembukaan rekening bank oleh masing-masing penerima sebagai sarana penyaluran dana.

Baca Juga :   Kades Campurejo Minta Pertamina Percepat Pencairan Lahan Warga Terdampak Perluasan

‎Salah seorang penerima pembayaran, Supiyah mengaku, bersyukur karena proses yang telah dinantikan akhirnya terealisasi. Dia melepas lahan seluas 1.327 meter persegi untuk mendukung perluasan Sukowati Pad A dan Pad B.

‎”Alhamdulillah akhirnya cair. Nilainya kurang lebih sekitar Rp1 jutaan per meter persegi,” katanya kepada Suarabanyuurip.com.

‎Sementara itu, Manager Pertamina EP Sukowati Field, Arif Rahman Hakim membenarkan, bahwa pembayaran tersebut merupakan bagian dari proses pengadaan lahan untuk perluasan Sukowati Pad A dan Pad B.

‎”Pembayaran tersebut untuk perluasan lahan di Sukowati Pad A dan Pad B,” tandas pria ramah ini.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait