PEP Sukowati Field Utamakan Kepatuhan Regulasi dan Keselamatan dalam Pengembangan Lahan Pad A

Manajer PEP Sukowati Field, Arif Rahman Hakim.
Manajer PEP Sukowati Field, Arif Rahman Hakim.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro – PT Pertamina EP Sukowati Field (PEP Sukowati) sebagai bagian dari Zona 11 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina terus berupaya mendukung asta cita ketahanan energi nasional melalui berbagai upaya dalam pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (Migas). PEP Sukowati melakukan Operasi Pengembangan Lahan (OPL) dengan melakukan perluasan pada lokasi operasional eksisting, termasuk pada Pad A PEP Sukowati.

‎Dalam pelaksanaannya, PEP Sukowati selalu berkomitmen untuk patuh dan melaksanakan segala ketentuan dan regulasi yang berlaku dalam seluruh proses pengadaan lahan.

‎Pengadaan lahan yang telah diperoleh saat ini sudah berstatus sebagai Barang Milik Negara (BMN) yang digunakan untuk mendukung kegiatan usaha hulu migas sebagai objek vital nasional (Obvitnas).

Perusahaan meyakini bahwa ketahanan energi dan ketahanan pangan merupakan dua program strategis nasional yang saling mendukung. Oleh karena itu, setiap tahapan pengembangan lapangan migas dilaksanakan dengan memperhatikan aspek tata ruang, perizinan, lingkungan, sosial kemasyarakatan, serta ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah dan instansi berwenang.

Perusahaan selalu menempatkan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan. Penerapan dan pengawasan terhadap standar keselamatan dilakukan secara ketat guna memastikan keamanan dan kenyamanan pekerja, masyarakat, lingkungan, serta fasilitas umum yang berada di sekitar wilayah operasi.

Baca Juga :   Subholding Upstream Pertamina Bukukan Produksi Minyak 556 MBOPD dan Gas Bumi 2,8 BSCFD

Berbagai langkah antisipasi dan mitigasi risiko juga telah disiapkan sejak tahap perencanaan, antara lain identifikasi dan pengendalian risiko, penerapan prosedur keselamatan, kesiapsiagaan tanggap darurat, pengawasan operasional secara berkelanjutan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan para pemangku kepentingan lainnya.

‎Field Manager PEP Sukowati, Arif Rahman Hakim, menyatakan komitmennya pada aspek HSSE dalam setiap kegiatan.

‎“Aspek HSSE dan keberlanjutan operasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan, sehingga PEP Sukowati selalu menerapkan standar HSSE serta patuh terhadap seluruh regulasi yang berlaku,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (4/8/2026).

Dia melanjutkan, bahwa keberhasilan OPL PEP Sukowati tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan produksi energi nasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, penerimaan negara, penciptaan lapangan kerja.

‎”Serta penguatan perekonomian masyarakat namun tetap selaras dan patuh dengan regulasi yang berlaku,” tandasnya.

Diawartakan sebelumnya, Sekretaris Komisi A DPRD Bojonegoro, Mustakim, meminta Pertamina EP Sukowati Field mengkaji ulang rencana pengembangan Pad A. Menurutnya, pengembangan sumur migas seharusnya tidak dilakukan secara tergesa-gesa hingga mengabaikan aspek ketahanan pangan maupun keselamatan lingkungan pendidikan.

Baca Juga :   AJI Semarang Kecam Pengusiran Wartawan di Blora

‎”Perluasan lahan untuk pengembangan eksplorasi dan eksploitasi sumur migas dilakukan dengan gegabah dan cenderung mengabaikan prioritas pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan,” kata Mustakim.

Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, pembebasan lahan persawahan yang masih berstatus LSD perlu menjadi perhatian serius. Di lain sisi, lokasi yang berbatasan langsung dengan pondok pesantren dan sekolah formal juga dinilai memiliki risiko tinggi bagi peserta didik.

Karena itu, Komisi A meminta perusahaan mempertimbangkan alternatif lokasi pengembangan yang dinilai lebih aman.

‎”Kami setelah mendapat aduan dari pihak lembaga pendidikan dan Pemdes, minta perusahaan untuk mengkaji ulang keputusan tersebut dan mengalihkan lokasi pengembangan sumur Pad A,” tegas Mustakim.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait