SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat, disertai petir, dan angin kencang. Potensi cuaca ekstrem tersebut dapat melanda 16 dari 28 kecamatan di daerah setempat, Jumat (30/10/2026).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, mengatakan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan karena hujan deras disertai angin kencang berpotensi menimbulkan bencana, seperti pohon tumbang dan kerusakan bangunan.
Terlebih, sehari sebelumnya, angin kencang telah menerjang wilayah Kecamatan Dander, Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan hasil assessment BPBD, sebanyak 18 rumah di tiga desa mengalami kerusakan.
Ketiga desa tersebut meliputi Growok sebanyak 13 rumah, Dander satu rumah, dan Ngraseh empat rumah. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai ringan hingga berat.
Di Desa Growok, kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap rumah. Beberapa rumah juga mengalami tembok jebol, kerusakan dinding dapur, hingga tertimpa pohon. Sementara di Desa Ngraseh, empat rumah mengalami kerusakan ringan pada bagian atap teras.
Kerusakan terparah terjadi di Desa Dander. Rumah milik Suprayitno di RT 17 RW 02 dilaporkan rusak berat hingga rata dengan tanah. Untuk sementara, pemilik rumah tinggal di kediaman orang tuanya.
“Personel kami telah melakukan assessment sekaligus menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak,” kata Heru Wcaksi kepada SuaraBanyuurip.com via aplikasi perpesanan Whatsapp.
Dalam penanganan masyarakat terdampak bencana itu, BPBD melibatkan agen BPBD Jawa Timur, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta pemerintah desa.
Mantan Camat Padangan ini selanjutnya merujuk pembaruan peringatan dini BMKG Jawa Timur pukul 13.00 WIB. Yang mana mencantumkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang mulai terjadi pukul 13.30 WIB.
Potensi cuaca tersebut dapat meluas ke 16 kecamatan, meliputi Dander, Sugihwaras, Kedungadem, Kepohbaru, Baureno, Kanor, Sumberejo, Balen, Kapas, Bojonegoro, Kalitidu, Malo, Kasiman, Trucuk, Sukosewu, dan Kedewan.
Diperkirakan kondisi tersebut masih berpotensi berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Masyarakat diimbau berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah serta mewaspadai pohon dan bangunan yang rawan roboh akibat angin kencang.(fin)





