SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – PT Pupuk Kujang segera membangun pabrik di kawasan hutan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Pemakaian lahan hutan ini telah disetujui Perhutani dengan menyediakan lahan seluas 50 hektare (Ha).
Lokasinya berada di sekitar Desa Katur, Kecamatan Gayam. Lokasi ini tidak jauh dari Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru di Kecamatan Ngasem dan Tambakrejo. Pabrik Pupuk Kujang akan memanfaatkan produksi gas yang dihasilkan Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) dari Lapangan J-TB.
“Lahannya sudah siap,” kata Direktur Utama Perum Perhutani Mustoha Iskandar dalam rapat percepatan ekonomi dan pembangunan beberapa waktu lalu di Rumah Dinas Bupati Bojonegoro beberapa waktu lalu.
Untuk proses tukang guling lahan akan dikoordinasikan bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan PT Pupuk Kujang. Karena itu, untuk proyek ini nantinya juga berhubungan antara Kemmenterian BUMN dan Kementeri Kehutanan.
Kepala Badan Perijinan Bojonegoro, Kamidin, mengatakan, investasi pembangunan pabrik pupuk Kujang mencapai Rp12 triliun. Rencananya, produksi pupuk untuk memenuhi kebutuhan pupuk sebagian Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan kapasitas 1,1 juta ton per tahun.
“Saat ini masih dalam proses penetapan harga gas,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com melalui sambungan telephone, Senin (14/9/2015).
“Dengan adanya pabrik Pupuk Kujang ini, nantinya akan menyerap ribuan tenaga kerja dari lokal,” pungkas Kamidin.(rien)





