Bojonegoro Belum Terima Pengembalian Modal Jambaran-Tiung Biru

PI JTB.
Asisten II Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Bojonegoro, Setyo Yuliono, hearing dengan DPRD membahas PI JTB.

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku, sampai saat ini belum menerima laporan terkait pengembalian penyertaan modal (Participating Interest/PI) proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) dari Pertamina EP Cepu (PEPC).

“Mana? Kita itu belum terima laporan pengembalian modal dari JTB,” kata Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Bojonegoro, Rahmat Djunaidi, Rabu (30/1/2019).

Menurut pria berkacamata minus ini, pengembalian modal tersebut tidak sekedar transfer lalu selesai begitu saja. Harus ada pertemuan antara Badan Kerjasama (BKS) Blok Cepu, SKK Migas, dan PEPC selaku operator.

“Ya kalau bilang sudah transfer, itu kan katanya. Tapi bukti dan laporannya belum ada, kita belum terima,” tegas Djunaidi.

Setelah kemunduran BKS Blok Cepu dan dikembalikannya modal pada proyek JTB ini, dia menyatakan, jika tidak akan ada penerimaan PI 10 persen menggunakan skema Golden Share. Sekalipun ada yang beranggapan hal itu patut diperjuangkan.

“Ya, kita hormati saja jika ada yang masih berharap ada PI dari JTB karena itu tidak salah. Karena bisa jadi, yang dimaksud PI ini untuk gasnya Blok Cepu. Beda, kalau minyak sudah jelas ada PI,” pungkasnya.

Baca Juga :   Pemdes Campurejo Minta Pertamina EP Sukowati Field Segera Ekseskusi Program CSR

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina EP Cepu, Jamsaton Nababan menyampaikan telah menyelesaikan pengembalian investasi kepada BKS Blok Cepu pada akhir 2018.

“Jadi, PI untuk Bojonegoro memang sudah diselesaikan pada akhir tahun 2018, jadi PI di JTB itu sudah 100% Pertamina dengan 92% PEPC dan 8% Pertamina EP,” ujar Jamsaton Nababan kepada Suarabanyuurip.com saat Pers Conference Peresmian Pemancangan Perdana Proyek EPC GPF Jambaran-Tiung Biru, Jumat (4/1/2019) lalu.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *