Optimis Pembangunan Ring Road Bojonegoro Percepat Peningkatan Ekonomi

20759

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, berencana membangun ring road atau jalan lingkar untuk mengurangi kepadataan kendaraan di wilayah perkotaan. Rencana tersebut mendapat dukungan pemerintah desa di sepanjang jalur ring road karena akan membuka akses perekonomian warga.

“Desa-desa di sepanjang jalur akan lebih hidup, tidak terisolir,” ujar Kasi Perencanaan Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Syamsul Arifin, Senin (31/8/2020).

Pembangunan ring road rencananya menggunakan jalur wilayah selatan yakni Ngujo, Kecamatan Kalitidu hingga Proliman, Kecamatan Kapas, sepanjang sekitar 23 kilo meter (Km).Â

Ring road akan menggunakan jalan Rajekwesi melewati sejumlah desa di beberapa kecamatan. Yakni Desa Ngujo Kecamatan Kalitidu, Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander; serta Desa Bangilan, Tapelan, Tanjungharjo, Kedaton (proliman), semuanya masuk Kecamatan Kapas.

Di Desa Ngujo dan Proliman nantinya dibangun jalan layang di atas rel kereta api sebagai pintu masuk dan keluar kendaraan besar dari arah barat dan timur.Â

“Ini akan membuka peluang usaha bagi warga di sepanjang jalur ring road. Mereka bisa mendirikan warung mamin atau membuka jasa lainnya karena banyak kendaraan yang akan melintas,” tuturnya.Â

Baca Juga :   Kurangi Kemacetan Wacanakan Jalan Lingkar

Jalan ring road akan dibangun selebar 8 meter dengan trotoar di kanan dan kiri jalan. Sehingga total lebarnya 16 meter. Sehingga akan dilakukan pembebasan lahan.

“Kami berharap sebelum itu dilaksanakan ada sosialisasi kepada warga di sepanjang jalur. Karena akan ada lahan warga yang akan dibebaskan,” sambung Kepala Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Suyono dikonfirmasi terpisah.

Menurut Suyono, sosialisasi perlu dilakukan untuk meminimalisir gejolak sosial di masyarakat. Selain itu, agar warga di sepanjang jalur ring road mengetahui pembangunan yang akan dilaksanakan.

“Karena selama ini yang menjadi tatapan warga adalah kepala desa. Seperti pembangunan jalan beton kemarin ada tanah warga yang terkena, mereka mengadu ke kami,” ungkapnya.

Suyono optimis jika pembangunan ring road akan mempercepat peningkatan ekonomi warga di sepanjang jalur ring road.Â

“Kami sangat mendukung. Semoga bisa segera direalisasikan,” pungkasnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Mokhamad Anwar Mukhtadlo menyampaikan, pembangunan jalan lingkar sudah masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Bojonegoro 2018-2023. Â

Baca Juga :   Jalan Perbukitan Ngandong Ambles

“Tahun depan akan dianggarkan study kelayakan rdi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang. Karena super prioritas kita untuk tahun 2018 – 2021 adalah pembangunan jalan kabupaten,” jelas Mukhtadlo.(suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *