DPRD Minta Tambahan Investasi di Blok Cepu Harus Untungkan Bojonegoro

24772

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro – Kalangan DPRD Bojonegoro, Jawa Timur meminta BUMD setempat, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) lebih fokus pada capaian pendapatan dari migas. Hal ini berkaitan dengan rencana PT ADS membiayai sepenuhnya pengeboran 7 sumur baru di lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu. Apalagi dana investasi untuk 7 sumur tidak kecil, yakni mencapai 8,1 juta USD.

Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan, perolehan kesepakatan bagi hasil antara PT ADS dan PT Surya Energi Raya (SER) itu yang lebih penting.

“Jadi terpenting keuntungan pemkab itu berapa. Apakah masih menggunakan perjanjian lama atau ada kesepakatan baru,” kata Lasuri, Sabtu (16/4/2022).

Dia mengatakan, jika penambahan investasi pengeboran tujuh sumur Banyu Urip nantinya pemegang kendali sepenuhnya PT ADS, harusnya dana bagi hasil lebih menguntungkan Pemkab Bojonegoro. Misalnya 51 persen PT ADS dan 49 persen PT Surya Energi (SER).

“Atau dibalik yang sebelumnya perolehan keuntungan PT ADS 25 persen diubah menjadi 75 persen untuk PT ADS dan 25 persen PT SER,” saran politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Baca Juga :   Lampu Penerangan Jalan Tanggung Jawab Pemkab

Sementara itu, Direktur Utama PT ADS Lalu Syahril Majidi mengatakan, investasi untuk pengeboran tujuh sumur lapangan minyak Banyu Urip ditanggung sepenuhnya oleh PT ADS. Hal ini sesuai hasil kesepakatan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB) yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

“PT ADS berkewajiban melakukan investasi pengembangan tujuh sumur yang berada di blok yang sama,” kata Syahril Majidi.

Nantinya, kata dia, investasi akan dilakukan bertahap selama empat tahun kedepan. Total modal yang harus dibayarkan PT ADS selaku pemegang Participating Interest (PI) Blok Cepu sesuai persentasenya mencapai 8,1 juta USD. Investasi dimulai tahun ini hingga 2025 mendatang.

“Untuk tahun 2022 ini investasi awalnya mencapai 800 ribu USD,” katanya.

Syahril menambahkan, pengembangan tujuh sumur Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu hasilnya baru dapat dinikmati pada 2025 mendatang dan ditarget menghasilkan 43 hingga 63 juta barrel. Untuk perolehan keuntungan tersebut, didasarkan pada persentase bagi hasil. Dalam saham seri B yang disepakati dalam perjanjian kerja sama yakni PT ADS mendapat 25 persen dan PT SER 75 persen.

Baca Juga :   Uji Materi UU 33 Tahun 2004 Masih Ngambang

Untuk diketahui, 10% PI Blok Cepu diberikan kepada empat BUMD. Rinciannya, BUMD Bojonegoro PT ADS 4,48%; BUMD Provinsi Jatim  PT Petrogas Jatim Utama (PJUC) 2,24%, BUMD Blora PT Blora Patragas Hulu (BPH) 2,18%, dan BUMD Provinsi Jateng  PT Sarana Patra Hulu Cepu, 1%.(jk)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA BANYUURIP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *