137 Sumur Minyak Tua Wonocolo Menghasilkan 200 BOPD

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Sebanyak 137 sumur minyak tradisional di Lapangan Wonocolo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur masih berproduksi. Sumur tua dikelola PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) itu rata-rata produksi berkisar 200 barel oil per day (BOPD).

“Produksi sumur tradisional itu selama kuartal 1 tahun 2022,” kata Manager Hukum dan Umum PT BBS, L Budi Witoyo.

Dia mengatakan, jumlah produksi minyak mentah 200 bopd itu dari 137 sumur tradisional Lapangan Wonocolo. Rencananya, target produksi minyak mentah di 2022 ini akan ditingkatkan hingga 400 BOPD.

Budi menjelaskan, satu sumur dikelola atau dimiliki satu kelompok penambang. Sementara, untuk ongkos angkat dan angkut ke penambang Juni 2022 ini Rp 3.600.

“Sedangkan untuk ongkos angkat dan angkut ke penambang per Agustus 2021 lalu Rp 3.638,” katanya kepada suarabanyuurip.com, Kamis (9/6/2022).

Dia mengatakan, faktor yang mempengaruhi harga ongkos angkat dan angkut menurun adalah harga minyak dunia, ICP, dan formula harga minyak setiap lapangan. Namun, PT BBS Bojonegoro tetap berupaya meningkatkan produksi minyak dari sumur tua.

Baca Juga :   Jalan Menuju Migas Kawengan dari Arah Senori Longsor

“Diantaranya mempermudah adminiatrasi dan media komunikasi aktif dengan penambang,” katanya kepada suarabanyuurip.com.

Juga, lanjut dia, mengakomodir kebutuhan penambang misalya dalam pengajuan reaktifasi sumur sehingga hasil minyak bisa dikirim ke MGS Menggung PT Pertamina EP di Cepu.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *