Pendapatan Bojonegoro Tahun 2022 Naik Rp 20,8 Miliar

MEGAH : Gedung Pemkab Bojonegoro belantai tujuh di Jalan Mas Tumapel.

Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Pendapatan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengalami kenaikan sebesar Rp 20,8 miliar. Kenaikan itu setelah menerima dana transfer migas dari pemerintah pusat.

Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto mengatakan, kenaikan pendapatan daerah sebesar Rp 20,8 miliar bisa menjadi kekuatan belanja.

“Terutama tambahan belanja di sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur daerah,” katanya, Sabtu (1/10/2022).

Dia mengatakan, juga mendorong sektor di atas untuk ditingkatkan sesuai sebagaimana RPJMD perubahan dan kewajiban mandatory spending yang telah diatur dalam konstitusi. Karena kenaikan pendapatan daerah ini menjadi tambahan kekuatan belanja Bojonegoro.

Selain itu, Fraksi Golkar mengapresiasi Pemkab Bojonegoro sudah berupaya melaksanakan prinsip tata kelola akuntabel dan transparan. Namun, perencanaan yang baik lebih penting untuk memprioritaskan pembangunan daerah dalam segi belanja.

“Juga pemerintah daerah memperhatikan Peraturan Perundang-undangan berlaku terkait pelaksanaan program. Termasuk kegiatan di belanja modal tanah, belanja bantuan keuangan baik itu bantuan keuangan desa maupun pemerintah derah lainnya,” katanya.

Sementara itu, saat penetapan P-APBD 2022 Jumat kemarin Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, terima kasih atas dukungan legislatif telah menyepakati P-APBD ini.

Baca Juga :   Wabup Bojonegoro Nurul Azizah Buka Bersama Masyarakat Desa Ngradin

“Dan seluruh OPD telah menyusun P-APBD dengan baik dalam waktu singkat. Dan ini sebagai komitmen kita terhadap P-APBD Bojonegoro,” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *