1.399 Keluarga Terdampak Banjir Cepu, Ratusan Rumah Rusak dan Sekolah Diliburkan

Warga menjemur barang-barangnya setelah semalam terendam banjir.

Suarabanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sudah mulai surut. Sebanyak 1.399 keluarga yang terdampak banjir mulai membersihkan sisa-sisa genangan.

Data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora menyebutkan banjir terjadi Rabu (19/10/2022) malam. Ari sempat menggenangi rumah warga, gedung rumah sakit hingga sekolah. Lalu, air surut perlahan menjelang tengah malam.

Pada Kamis (20/10/2022), sebagian warga masih tampak sibuk membersihkan rumah akibat diterjang banjir. Data dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora menyebut 1.399 keluarga rumahnya diterjang banjir. Selain itu, banjir juga menerjang Rumah Sakit Umum Cepu, yang sebagian ruangan pasien terendam air.

Selain itu, satu Sekolah Dasar (SD) dan satu Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) juga terendam banjir.

Anggota TRC BPBD Blora, Agung Triyono merinci di Kelurahan Cepu terdapat 247 rumah dengan ketinggian air masuk ke permukiman seringgai 50 cm sampai 100 cm.

Kondisi ruas jalan di wilayah Cepu direndam banjir, Rabu (19/10) malam, setelah diguyur hujan deras.
© 2022 suarabanyuurip.com/Ahmad Sampurno

Di Kelurahan Balun terdapat 630 rumah dengan ketinggian air rata-rata 50 sampai 150 cm. Rumah sakit umum Cepu dan Sekolah Dasar juga tidak luput dari genangan air, dengan ketinggian air rata-rata 30 cm sampai 40 cm.

Baca Juga :   Jembatan di Bojonegoro Putus Diterjang Banjir, 200 KK Terdampak

Di Kelurahan Karangboyo, luapan air berasal dari sungai turibang. Sungai tersebut tidak mampu menamping debit air kiriman dari hulu. Di sini terdapat 113 rumah dan satu SD yang terendam banjir. Dengan rata-rata ketinggian air 50 cm sampai 100 cm.

Sementara di Kelurahan Ngelo juga mendapat kiriman banjir dari hulu. Akibatnya sebanyak 133 rumah terendam air dengan rata-rata ketinggian mencapai 50 cm sampai 100 cm.

Adapun di Desa Mulyorejo, hujan lebat yang terjadi mengakibatkan sungai Joho meluap. Satu SMP terendam, dan 277 rumah juga terendam air. Jalan provinsi di lokasi tersebut juga terndam air sepanjang 500 meter dengan ketinggian rata-rata 50 cm sampai 100 meter.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” kata Agung.

Saat itu, Tim TRC BPBD Blora melaksanakan pendataan serta mengevakuasi warga yang terdampak banjir.

“Setelah banjir surut, warga membersihkan rumah secara mandiri,” katanya dalam laporannya.

Rumah Rusak dan Sekolah Diliburkan

Kerusakan akibat terjangan banjir membuat sebagian rumah warga rusak. Kerusakan terparah terjadi di warung kopi Jalan RSU Cepu Kelurahan Balun. Perabotan rumah seperti meja, kursi, lemari untuk menjual tampak sebagian hancur. Kaca pecah dan tembok roboh.

Baca Juga :   SKK Migas Kembali Kunjungi Redaksi SBU

Warga bersama relawan membersihkan sisa lumpur yang mengendap di rumah warga setelah semalam direndam banjir.
© 2022 suarabanyuurip.com/Ahmad Sampurno

Belum diketahui pasti jumlah kerugian akibat banjir tersebut. Namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Puluhan anggota Koramil Cepu, Polsek Cepu, pihak kelurahan Balun dan di dinas terkait dikerahkan untuk membersihkan puing dan sampah yang masuk ke rumah.

“Anggota Koramil Cepu ada 12 orang. Sedangkan Polsek Cepu juga puluhan orang,” ujar Intan salah satu anggota Koramil Cepu.

Selain permukiman warga padat penduduk, banjir juga berdampak pada fasilitas umum seperti RSUD dr R Soeprapto Cepu dan SD Negeri 3 Balun. Siswa terpaksa diliburkan karena ruang kelas terendam air. Untuk membersihkan ruang, guru dibantu wali murid dan siswa.

“Sekolah diliburkan. Bahkan acara Maulid Nabi yang akan digelar hari ini di sekolah juga dibatalkan,” ujar , wali murid kelas 5 SD Negeri 3 Balun, Susiloningsih.

Purnomo warga Balun Kesehatan Lorong 1 mengungkapkan, banjir ini paling parah dibandingkan banjir sebelumnya.

“Ini paling parah. Setinggi dada orang dewasa,” ujar Purnomo.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *