Lapangan JTB Akan Produksi Penuh 192 MMSCFD pada Maret 2023

General Manager Gas JTB, Ruby Mulyawan

Suarabanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Lapangan Jambaran – Tiung Biru (JTB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, telah menghasilkan gas sebanyak 79 juta standart kaki kubik per hari (milion standart cubic feet per day/MMSCFD). JTB ditargetkan bisa berpoduksi penuh 192 MMSCFD pada Maret 2023.

General Manager Gas JTB, Ruby Mulyawan menyampaikan, setelah pengaliran gas perdana (gas onstream) pada 20 September 2022, Lapangan Gas JTB sampai hari ini telah menghasilkan gas dan dijual ke Pertamina Gas (Pertagas) sebanyak 79 MMSCFD.

“Direncanakan JTB bisa produksi penuh 192 MMSCFD Maret ini atau paling lambat akhir Maret,” ujar Ruby di sela-sela menghadiri peresmian Proyek Strategis Nasional (PSN) Jambaran Tiung Biru (JBT) serta Lapangan Gas MDA & MBH oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, di Sheraton Hotel and Towers, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Rabu (8/2/2023).

Dijelaskan, project JTB sekarang ini baru mendapat perjanjian jual beli (PJB) gas sebesar 172 MMSCFD. Sehingga pihaknya berencana berusaha mendapatkan tambahan PJB lagi sebesar 20 MMSCFD, agar kapasitas produksi maksimal 192 MMSCFD yang dihasilkan dapat terserap seluruhnya.

“Offtaker atau pembeli seluruh gas JTB adalah PGN. Kemudian PGN memiliki perjanjian sendiri dengan customernya. Dari 172 MMSCFD, sebanyak 100 MMSCFD untuk pembangkit tenaga listrik Tambak Lorok di Semarang, Jawa Tengah. Sementara 72 MMSCFD dialirkan untuk berbagai pihak industri seperti Petrokimia dan sebagainya yang diatur langsung oleh PGN sendiri sebagai pembeli utama, untuk didistribusikan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur,” tutur Ruby.

Baca Juga :   Pertamina EP Gandeng Wartawan Kontrol Kebijakan

Pihaknya berharap produksi penuh gas JTB sebesar 192 MMSCFD bisa diserap oleh pasar. Karena Jawa Timur menghasilkan gas cukup besar hingga mencapai 312 MMSCFD dengan tambahahn produksi dari Lapangan Gas MDA & MBH yang dikelola HCML Husky-CNOOC Madura Limited.

“Kita berharap industri di Jawa Timur terus tumbuh dan berkembang sehingga produksi maksimal dari JTB bisa diserap,” ujar Ruby.

Menurut dia, salah satu upaya yang sedang dilakukan pemerintah adalah pembangunan pipa Cirebon – Semarang, sehingga menunjang distribusi gas dari JTB untuk mendukung industri yang lebih luas lagi di Jawa Tengah.

“Kalau pabrik methanol di Bojonegoro sejauh ini masih dalam tahap penjajakan, masih awal dengan pihak-pihak terkait, kalau itu terealisasi tentu akan memberi dampak positif juga. Tapi sampai saat ini belum bisa terlalu kita harapkan untuk gas JTB,” pungkasnya.

Wapres Ma’ruf Amin didampingi Menteri ESDM Arifin Tasrif, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat peresmian proyek Lapangan Gas JTB dan Gas MDA & MBH, di Sheraton Hotel and Towers, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Rabu (8/2/2023).
© 2023 suarabanyuurip.com/dok.pertamina

Baca Juga :   Jalan ke Lokasi Gas Jambaran Rusak

Wapres Ma’aruf Amin sebelumnya menyampaikan, kedua lapangan gas tersebut akan memasok kebutuhan gas yang cukup besar di Pulau Jawa. Pemenuhan kebutuhan gas diharapkan akan memacu geliat dunia usaha, yang berujung pada kemajuan perekonomian masyarakat, di tingkat regional sekaligus nasional.

Oleh karena itu, Ma’ruf meminta agar pembangunan jaringan pipa transmisi Cirebon–Semarang dan Dumai–Sei Mangkei serta pembangunan terminal penerima, regasifikasi dan moda transportasinya dipercepat.

“Sehingga ini akan memudahkan penyaluran kelebihan pasokan gas di Jatim dan Aceh dan kilang Tangguh,” tegasnya.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menambahkan, produksi Lapangan Gas JTB sebesar 192 MMSCFD dialokasikan untuk PLN, industri di Jawa Tengah dan Jawa Timur, PGN ke Jargas Lamongan, dan PT Petrokimia Gresik (PKG).

“Sebagian dari gas ini akan diproses untuk mmebangun pabrik methanol berkapasitas kurang lebih 800.000 ton yang akan berlokasi di Bojonegoro yang produknya berupa methanol ini akan dipakai untuk mendukung kebutuhan industri biofuel di Indonesia,” jelas Arifin.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *