Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sebanyak 9.811 sambungan rumah (SR) jaringan gas (jargas) bumi telah dinikmati masyarakat Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Terutama warga yang berada di tiga kecamatan di Bojonegoro yakni Kecamatan Bojonegoro, Ngasem, dan Gayam.
Area Head PGN Surabaya Mochamad Arif mengatakan, jargas di Kabupaten Bojonegoro telah dinikmati warga per 20 Maret 2023 lalu. Namun, untuk tahun ini belum ada tambahan baru pemasangan jargas.
“Ada tiga kecamatan yang dipasangi jargas meliputi wilayah Kota Bojonegoro, Gayam dan Ngasem. Kini masyarakat juga sudah menikmatinya,” katanya, Rabu (22/3/2023).
Dia mengatakan, untuk rinciannya sebanyak 6.000 SR di wilayah perkotaan, 4.000 SR di Kecamatan Gayam dan Ngasem. Sementara yang sudah dinikmati masyarakat ada 9.811 sambungan rumah jargas bumi.
“Sisanya, 189 jargas bakal dicabut bulan depan. Alasannya, banyak jargas yang terpasang di rumah kosong dan sebagian warga menolak dialirkan jargas di rumahnya,” kata Arif.
Sebelumnya, Hubungan Masyarakat (Humas) PT Hutama Karya (HK) Anan Dwi Sutrisno mengatakan, pemasangan jargas rumah tangga dibebaskan biaya instalasi atau mendapat subsidi dari pemerintah. Namun, untuk pemakaian setiap bulannya akan dikenakan biaya akan tetapi lebih hemat.
“Pemakaian gas bumi untuk rumah tangga, lebih aman karena gas yang dialirkan memiliki kandungan metana yang mudah terurai di udara. Jadi lebih aman,” katanya.(jk)