Silpa Rp 3,2 Triliun, Lasuri : Banyak Anggaran Proyek Besar Tak Terserap

Anggota Banggar DPRD Bojonegoro, Lasuri.

Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Besaran sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) APBD tahun 2022 menembus Rp 3,2 triliun. Besarnya Silpa itu disebutkan oleh anggota DPRD Bojonegoro, Jawa Timur, karena banyak proyek dengan anggaran besar yang tak terserap.

“Serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang mencapai 82,83 persen di tahun 2022 sebenarnya cukup bagus,” kata Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bojonegoro, Lasuri.

Namun, masih banyak proyek strategis bahkan standar nasional yang belum bisa terserap atau terealisasi. Seperti proyek strategis nasional (PSN) Bendung Gerak Karangnongko senilai Rp 362 miliar, rencana pembangunan rumah sakit khusus kanker atau onkologi Rp 10 miliar, dan dana abadi pendidikan berkelanjutan Rp 500 miliar hingga kini masih belum bisa diserap.

Hal tersebut, kata Lasuri, ditambah adanya transfer dana bagi hasil (DBH) migas yang masuk di APBD pada akhir tahun sehingga ada pelampauan pendapatan. Itu yang membuat silpa Bojonegoro menembus Rp 3,2 triliun.

“Pemerintah harus mensiasati perencanaan APBD sehingga silpa Bojonegoro tak sampai triliunan. Misalnya saat melakukan pembangunan proyek penyerapannya di awal tahun,” katanya, Selasa (11/7/2023).

Baca Juga :   Petrokimia Gresik dan Asuransi Jasindo Luncurkan Cerdastani di Tuban

Sebelumnya, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, silpa sebenarnya kerangka belanja yang tercapai 82,83% di tahun 2022.

“Silpa sengaja kami siapkan untuk dana abadi yang sampai saat ini masih menunggu PP terbit,” katanya.

Juga, lanjutnya, mengenai silpa ada kekhawatiran terkait pembangunan Bendung Gerak Karangnongko yang nilainya sebesar Rp 362 miliar dimana jika tim belum siap anggarannya sudah masuk. Jadi ini sangat bahaya untuk proyek strategis nasional.

“Sehingga kami menyiapkan silpa itu,” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *