Pj Bupati Bojonegoro Redam Gejolak Groundbreaking Bendungan Karangnongko

Bendungan Karangnongko.
Pj Bupati Adriyanto saat bertemu langsung dengan warga Desa Ngelo di Makam Mbah Citro.

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro, Adriyanto akhirnya turun langsung menemui masyarakat terdampak Bendungan Karangnongko di Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (18/10/2023).

Kedatangan orang nomor satu di kabupaten penghasil migas ini berhasil meredam ketegangan setelah masyarakat Desa Ngelo sempat bergolak pada Selasa (17/10/2023) malam, menjelang groundbreaking Bendungan Karang Nongko,

Groundbreaking Bendungan Karangnongko pada Kamis (18/10/2023) besok, rencananya dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Mulyono.

Berkenaan hal itu, Pj Bupati Adriyanto mengatakan, bahwa mewakili Pemkab Bojonegoro, pihaknya dengan rendah hati meminta izin kepada warga Desa Ngelo untuk menjaga keamanan dan membersihkan spanduk maupun bendera-bendera setengah tiang yang telah terpasang.

Penjabat yang mengaku penyuka film Bollywood itu berharap dari pertemuan ini bisa menjadi awal silaturahmi untuk keberlangsungan segala urusan bagi warga Ngelo atau ruang diskusi berkelanjutan ihwal Bendungan Karangnongko.

Dalam pertemuan, warga diberikan pengertian dan pemahaman berkaitan Hak Guna Bangunan (HGB), dan juga tentang pelaksanaan groundbreaking yang tidak ada pengaruhnya secara hukum terhadap tanah warga Desa Ngelo yang belum diukur.

“Kemarin memang kurang komunikasi saja dan saat ini sudah diperjelas, akhirnya warga sudah menerima dan mendukung proyek ini,” kata Adriyanto sebagaimana dilansir SuaraBanyuurip.com dari tvonesnews.com, Rabu (18/10/2023).

Penjabat kepala daerah kelahiran Palembang itu juga mengungkapkan rasa syukur oleh karena para warga telah mendukung langkah-langkah proses pembangunan Bendungan Karangnongko selanjutnya, terutama untuk kesejahteraan masyarakat setempat.

“Usai kegiatan tersebut juga akan dibahas tindaklanjutnya bersama Kuasa Hukum, yaitu Pak Agus (Agus Susanto Rismanto),” beber pria ramah yang kala hadir di Desa Ngelo didampingi oleh Sekretaris Daerah Nurul Azizah, Komandan Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Czi Arief Rohman Hakim, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan solo, dan pihak terkait Lainnya.

“Saya mendapat laporan dari Babinsa bahwa warga di sini (Ngelo) menginginkan diuwongke (diorangkan), dan pemimpin daerah harus menemui warganya,” sambung Dandim Bojonegoro, Letkol Czi Arief Rochman Hakim.

Untuk diketahui, pertemuan langsung Pj Bupati Adriyanti dengan warga Desa Ngelo berlangsung di punden Mbah Citro. Tempat tersebut merupakan tempat sakral bagi warga Ngelo, yang sering digunakan untuk saling berucap menetapi janji.(fin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *